Sejarah Sputnik I, Satelit Pertama yang Berhasil Mengorbit Bumi

  • 06 Okt 2026 14:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sputnik 1 adalah satelit buatan pertama yang berhasil mengorbit Bumi, diluncurkan oleh Uni Soviet pada 4 Oktober 1957.
  • Satelit Sputnik 1 memiliki diameter 58 sentimeter, berbobot 83,6 kilogram, dan mengorbit Bumi sekitar 98 menit.
  • Pekan Antariksa (4-10 Oktober) menjadi momentum penting untuk mengenang berbagai peristiwa bersejarah dalam eksplorasi ruang angkasa.

RRI.CO.ID, Jakarta – Pekan Antariksa pada tanggal 4 hingga 10 Oktober menjadi momentum mengenang berbagai peristiwa dalam sejarah eksplorasi ruang angkasa. Salah satunya adalah peluncuran satelit Sputnik 1 oleh Uni Soviet pada 4 Oktober 1957.

“Sputnik 1 merupakan satelit buatan pertama yang berhasil mengorbit Bumi. Satelit tersebut berdiameter 58 sentimeter, berbobot 83,6 kilogram, dan mengorbit Bumi sekitar 98 menit,” dikutip dari laman resmi NASA pada Selasa, 6 Oktober 2026

Sejarah peluncuran Sputnik bermula dari rencana International Geophysical Year yang berlangsung pada 1957 hingga 1958. Para ilmuwan memanfaatkan momen tersebut untuk mengembangkan satelit untuk memetakan permukaan Bumi.

Amerika Serikat kemudian mengumumkan rencana peluncuran satelit yang mengorbit Bumi pada Juli 1955. Pada September tahun yang sama, proposal Vanguard dari Naval Research Laboratory dipilih mewakili Amerika Serikat.

Keberhasilan Sputnik 1 mengejutkan masyarakat Amerika Serikat dan memunculkan kekhawatiran terhadap kemampuan teknologi Soviet. Kemampuan meluncurkan satelit ini dipercaya dapat menunjukkan kemampuan meluncurkan rudal pembawa senjata nuklir.

Amerika Serikat merespons dengan menyetujui pendanaan proyek satelit Explorer setelah peluncuran Sputnik 1. Tim Wernher von Braun kemudian mengembangkan proyek tersebut bersama Army Redstone Arsenal.

Dilansir dari laman Britannica, Uni Soviet kembali meluncurkan Sputnik 2 pada 3 November 1957 dengan membawa muatan lebih berat. Misi tersebut membawa Laika, seekor anjing yang menjadi makhluk hidup pertama yang mengorbit Bumi.

Amerika Serikat akhirnya berhasil meluncurkan Explorer I pada 31 Januari 1958. Satelit tersebut membawa perangkat penelitian yang menemukan sabuk radiasi magnetik di sekitar Bumi.

Sabuk radiasi tersebut kemudian dikenal sebagai sabuk Van Allen berdasarkan nama peneliti utamanya, James Van Allen. Program Explorer selanjutnya terus berkembang sebagai rangkaian wahana antariksa ringan untuk penelitian ilmiah.

Peluncuran Sputnik juga mendorong pembentukan National Aeronautics and Space Administration atau NASA. Kongres Amerika Serikat mengesahkan Space Act pada Juli 1958 dan menetapkan NASA mulai 1 Oktober 1958. (Nikita Yunistia Maryam)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....