Indonesia-Jepang Kembangkan Teknologi Persinyalan MRT Jakarta

  • 08 Agt 2026 06:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (PT MITJ) dan Nippon Signal Co., Ltd.
  • Kegiatan tersebut merupakan bagian dari PT MITJ Business Matching Forum yang diselenggarakan KBRI Tokyo bersama PT MITJ.

RRI.CO.ID, Jakarta – Indonesia dan Jepang memperkuat kerja sama teknologi transportasi melalui pengembangan sistem telekomunikasi dan persinyalan MRT Jakarta. Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan keselamatan, keandalan, dan modernisasi transportasi perkeretaapian di Indonesia.

Penguatan kerja sama ditandai penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) dan Nippon Signal Co., Ltd. Penandatanganan berlangsung di Tokyo, Jepang, pada 3 Agustus 2026 dan difasilitasi KBRI Tokyo.

Direktur Utama PT MITJ Fuad I. Z. Fachroeddin menilai teknologi persinyalan menjadi bagian penting dalam pengembangan transportasi massal. Menurutnya, kolaborasi dengan perusahaan Jepang dapat mendukung penerapan standar keselamatan perkeretaapian di Jabodetabek.

“Presisi teknologi Jepang yang dipadukan dengan kepercayaan dan kebutuhan Indonesia akan melahirkan sistem transportasi yang lebih aman, andal, dan terintegrasi,” kata Fuad dalam keterangan KBRI Tokyo yang diterima RRI, Jumat 7 Agustus 2026.

Duta Besar RI untuk Jepang dan Federasi Mikronesia, Nurmala Kartini Sjahrir, mengapresiasi kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi Indonesia dan Jepang di bidang transportasi kini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur.

“MRT Jakarta adalah simbol nyata persahabatan Indonesia dan Jepang. Kemitraan yang ditandatangani hari ini menunjukkan bahwa kerja sama kita tidak berhenti pada konstruksi, tetapi menjangkau teknologi keselamatan dan persinyalan,” ujar Nurmala.

Kerja sama tersebut juga berkaitan dengan rencana pembangunan MRT Jakarta Fase 3 Jalur Timur-Barat. Pengembangan fase tersebut membutuhkan dukungan teknologi dan sistem transportasi yang mampu memenuhi standar keselamatan serta operasional modern.

Penandatanganan HoA dilakukan dalam rangkaian PT MITJ Business Matching Forum yang digelar KBRI Tokyo bersama PT MITJ. Forum tersebut mempertemukan PT MITJ dengan lebih dari sepuluh perusahaan Jepang untuk menjajaki peluang kerja sama.

Selain teknologi persinyalan, forum membahas peluang kerja sama dalam proyek Precast Tunnel Segment MRT Jakarta Fase 3 Jalur Timur-Barat. Pertemuan tersebut sekaligus membuka peluang investasi dan alih teknologi Jepang ke Indonesia.

Melalui kerja sama tersebut, Indonesia dan Jepang diharapkan dapat memperkuat pengembangan transportasi massal berbasis teknologi. Kolaborasi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan penumpang MRT Jakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....