Rektor Baru YARSI Siapkan Transformasi Multidisiplin dan Internasionalisasi
- 29 Jul 2026 22:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Prof. Dr. dr. Ratna Sitompul, Sp.M dilantik secara resmi sebagai Rektor Universitas YARSI untuk periode 1 Agustus 2026 hingga 31 Juli 2031.
- Pelantikan dilaksanakan di Auditorium Al-Quddus Universitas YARSI, Jakarta, menandai perpindahan kepemimpinan dari Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D.
- Prof. Fasli Jalal menekankan bahwa pergantian kepemimpinan adalah bagian dari dinamika organisasi untuk memastikan pengembangan berkelanjutan Universitas YARSI dengan tujuan organisasi sebagai penggerak utama.
RRI.CO.ID, Jakarta - Universitas YARSI resmi melantik Prof. Dr. dr. Ratna Sitompul, Sp.M sebagai Rektor Universitas YARSI periode 1 Agustus 2026 hingga 31 Juli 2031. Pelantikan di Auditorium Al-Quddus Universitas YARSI, Jakarta, menandai estafet kepemimpinan dari Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D.
Dalam sambutannya, Prof. Fasli Jalal menegaskan pergantian kepemimpinan merupakan bagian dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan pengembangan Universitas YARSI secara berkelanjutan. Menurutnya, tujuan organisasi harus tetap menjadi penggerak utama.
“Pergantian kepemimpinan hanyalah bagian dari proses, yang paling penting adalah tujuan organisasi tetap menjadi penggerak utama. Apa yang telah dicapai harus terus dikembangkan, sementara inovasi dan kreativitas harus semakin diperkuat,” kata Fasli Jalal saat memberikan sambutan di Universitas Yarsi, Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.
Ia meyakini Universitas YARSI telah memiliki fondasi yang kuat untuk melanjutkan berbagai capaian. Menurutnya, tantangan yang dihadapi saat ini adalah meningkatkan pengenalan masyarakat terhadap berbagai keunggulan YARSI di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat.
Fasli mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia universitas berkelanjutan. Melalui kenaikan jabatan akademik dosen, publikasi ilmiah bereputasi internasional.
“YARSI memiliki fondasi kuat untuk melanjutkan berbagai capaian. Tantangan kami meningkatkan pengenalan keunggulan universitas di tengah persaingan perguruan tinggi. Kami terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui kenaikan jabatan akademik dosen, publikasi ilmiah bereputasi internasional, dan riset berkualitas,” ucapnya.
Sementara itu, Rektor Universitas YARSI Prof. Ratna Sitompul menegaskan peningkatan jumlah mahasiswa tetap menjadi perhatian perguruan tinggi swasta. Namun, ia menilai keberlanjutan universitas tidak boleh hanya bergantung pada jumlah mahasiswa.
“Kita tidak boleh hanya bergantung pada student body dan yang harus dikembangkan adalah sumber daya manusia yang kita miliki agar menjadi kapital bagi universitas. Penelitian tidak hanya menghasilkan publikasi, tetapi juga harus membuka peluang kerja sama dengan industri sehingga memberikan manfaat yang lebih luas,” kata Ratna Sitompul
Ratna menegaskan kolaborasi industri memperkuat dampak penelitian sekaligus meningkatkan daya saing Universitas YARSI. Ia juga mendorong pendidikan kedokteran multidisiplin menjawab tantangan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.
“Ke depan mahasiswa kedokteran harus dibekali ilmu lintas disiplin. Pasien tidak hanya datang sebagai individu, tetapi juga membawa persoalan keluarga, lingkungan, sosial, bahkan hukum,” ucapnya.
Ratna menyampaikan penanganan diabetes memerlukan kolaborasi teknologi, farmasi, psikologi, komunikasi kesehatan, dan hukum. Ia juga menilai YARSI memiliki modal kuat mewujudkan kolaborasi lintas disiplin karena seluruh fakultas berada dalam satu kawasan.
“Kami akan memperkuat internasionalisasi YARSI melalui perluasan kerja sama global dengan berbagai mitra strategis. Salah satunya menjadi tuan rumah pertemuan asosiasi perguruan tinggi China di Indonesia pada November mendatang,” ucap Ratna.
Selain itu, YARSI akan mengembangkan program student exchange, dual degree, dan joint degreebersama sejumlah perguruan tinggi luar negeri. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas pengalaman internasional mahasiswa sekaligus meningkatkan reputasi universitas di tingkat global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....