Kemkomdigi Pastikan Data Biometrik Tak Disimpan Operator Seluler

  • 29 Jun 2026 13:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan data biometrik masyarakat untuk registrasi kartu SIM baru tidak disimpan operator seluler. Saat registrasi, wajah pelanggan akan difoto, kemudian dienkripsi dan dikirim ke Dukcapil hanya untuk proses pencocokan identitas.

"Data kependudukan tetap berada di pemerintah. Setelah itu, sistem hanya mengirimkan sinyal hasil verifikasi ke perangkat atau aplikasi, operator seluler tidak menyimpan data biometrik masyarakat," kata Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Edwin Hidayat Abdullah, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Senin, 29 Juni 2026.

Ia menambahkan, registrasi dapat dilakukan melalui gerai operator seluler maupun secara mandiri menggunakan telepon genggam masing-masing. Masyarakat yang ingin membeli kartu SIM baru dapat mendatangi gerai operator untuk melakukan proses registrasi sekaligus verifikasi wajah.

Menurutnya, penerapan verifikasi wajah dilakukan sebagai upaya menekan maraknya penyalahgunaan nomor telepon untuk berbagai bentuk kejahatan digital. Edwin mengungkapkan, saat ini terjadi peningkatan kasus penipuan melalui telepon maupun platform digital yang memanfaatkan identitas curian.

"Dari laporan yang masuk saja, kerugian masyarakat sudah mencapai lebih dari Rp9 triliun. Saat ditelusuri, pelakunya sering menggunakan nomor yang didaftarkan dengan identitas hasil pencurian, sehingga sulit dilacak," katanya.

Pemerintah telah melakukan serangkaian pengujian terhadap kesiapan teknologi, organisasi pelaksana, hingga manajemen sistem. Hasilnya, proses registrasi dinilai berjalan sesuai harapan.

"Peraturan menterinya di awal tahun ini sudah ada, masa uji coba enam bulan sudah dilakukan. Kami melihat seluruh proses bisa ditampung, kesiapan Dukcapil juga mendukung, sehingga semuanya berjalan baik," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....