Hubble dan Webb Ungkap Terzan 5 di Pusat Bima Sakti Bukan Gugus Bintang Biasa

  • 19 Jun 2026 15:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Data James Webb Space Telescope dan Hubble Space Telescope menunjukkan Terzan 5 memiliki empat generasi pembentukan bintang.
  • Temuan ini membuktikan Terzan 5 bukan globular cluster, melainkan “fragmen fosil” pembentuk bulge Bima Sakti.
  • Kombinasi pengamatan Webb, Hubble, dan observatorium lain mengungkap sejarah evolusi galaksi yang jauh lebih kompleks.

RRI.CO.ID, Jakarta - Teleskop James Webb bersama Hubble mengungkap sejarah baru dari objek langit Terzan 5 di pusat Bima Sakti. Penelitian terbaru menunjukkan, Terzan 5 bukanlah gugus bola bintang biasa seperti yang selama ini diklasifikasikan.

Temuan ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana galaksi seperti Bima Sakti terbentuk dan berevolusi. Selama ini, gugus bola bintang dianggap hanya memiliki satu populasi bintang tua.

Namun, data terbaru justru mengungkap bahwa Terzan 5 memiliki dua populasi bintang yang berbeda. Bahkan kini ditemukan bukti adanya dua generasi pembentukan bintang tambahan.

Hal ini menunjukkan sejarah yang jauh lebih kompleks dibandingkan perkiraan sebelumnya. Lokasi Terzan 5 yang berada di wilayah padat debu di pusat galaksi membuat pengamatan sebelumnya sangat sulit dilakukan.

Namun, kemampuan inframerah Webb memungkinkan para ilmuwan menembus debu dan mengidentifikasi lebih banyak bintang. Dengan menggabungkan data kedua teleskop, para peneliti menemukan bukti kuat adanya empat generasi bintang di Terzan 5.

Generasi tersebut terbentuk sekitar 12,5 miliar, 4,7 miliar, 3,8 miliar, dan 2,5 miliar tahun lalu. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem tersebut mengalami proses pembentukan bintang berulang selama miliaran tahun.

Data observatorium W. M. Keck Observatory dan Very Large Telescope juga menunjukkan perbedaan komposisi kimia antar populasi bintang tersebut. Hal ini menjadi bukti bahwa Terzan 5 menyimpan jejak evolusi unsur berat yang terbentuk dari ledakan supernova.

Para ilmuwan menyimpulkan, Terzan 5 kemungkinan adalah sisa sistem bintang yang jauh lebih besar yang terbentuk pada masa awal galaksi. Sistem ini mampu mempertahankan material hasil ledakan bintang, sehingga memungkinkan generasi bintang baru terbentuk.

Berbeda dengan sistem yang lebih ringan, Terzan 5 tidak kehilangan gas dan debu akibat ledakan supernova. Kemampuan ini membuatnya berkembang dalam beberapa tahap selama miliaran tahun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....