Ledakan Bintang “Bangkit Lagi”, NASA Temukan Fenomena Tak Terduga di Galaksi M83
- 16 Jun 2026 10:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Chandra X-ray Observatory mendeteksi perubahan terang drastis pada sisa-sisa supernova di Messier 83.
- Sekitar setengah dari 22 objek menunjukkan variasi sinar-X dalam periode 14 tahun pengamatan.
- Diduga terkait sistem bintang ganda yang membentuk high-mass X-ray binaries (HMXBs).
- Fenomena ini bisa jadi umum di galaksi aktif pembentuk bintang, bukan kasus tunggal.
RRI.CO.ID, Jakarta – NASA menemukan fenomena tak terduga dalam sisa-sisa ledakan bintang atau supernova di galaksi Messier 83 (M83). Alih-alih meredup secara perlahan seperti yang selama ini dipahami, sejumlah sisa supernova justru menunjukkan perubahan kecerlangan yang drastis.
Temuan ini dipaparkan dalam pertemuan American Astronomical Society di Pasadena, California, dan dipublikasikan dalam jurnal The Astrophysical Journal. Galaksi M83 sendiri berjarak sekitar 15 juta tahun cahaya dari Bumi dan memiliki tingkat pembentukan bintang yang tinggi.
Peneliti menganalisis data dari Chandra X-ray Observatory selama 14 tahun, dari 2000 hingga 2014. Mereka menemukan bahwa sekitar setengah dari 22 sumber sinar-X yang terkait dengan sisa supernova mengalami perubahan kecerlangan.
Hasil ini mengejutkan karena sisa supernova yang berusia lebih dari satu abad seharusnya hanya meredup secara bertahap, bukan berubah drastis.
Peneliti utama, Andrea Prestwich, menyebut fenomena ini menunjukkan adanya proses yang tidak biasa pada objek-objek tersebut. Salah satu kasus yang dapat dijelaskan adalah SN 1957D, di mana material ledakan menabrak lingkungan sekitarnya dan memicu kilatan sinar-X.
Namun, penjelasan ini tidak berlaku untuk sebagian besar sampel lainnya. Ia menduga fenomena ini berkaitan dengan sistem bintang ganda.
Fenomena ini merupakan satu bintang meledak menjadi supernova dan menyisakan lubang hitam atau bintang neutron, sementara pasangannya tetap bertahan. Material dari bintang yang selamat kemudian tersedot oleh objek padat tersebut, memicu emisi sinar-X yang kuat.
Sistem seperti ini dikenal sebagai high-mass X-ray binaries (HMXBs). Menariknya, jumlah kandidat HMXBs yang terkait dengan sisa supernova M83 tergolong banyak, yakni lebih dari 20 objek dalam satu galaksi.
Sebelumnya, hanya segelintir kasus serupa yang pernah ditemukan di seluruh galaksi yang diamati. Mereka membuka kemungkinan proses “daur ulang kosmik”, material hasil ledakan supernova jatuh kembali ke objek yang terbentuk dari ledakan tersebut.
Studi lanjutan di galaksi pembentuk bintang lain, seperti M51, juga menemukan pola serupa. Ini memperkuat dugaan bahwa fenomena ini umum terjadi di galaksi aktif membentuk bintang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....