NASA Buka Suara Terkait Kru tanpa Perempuan di Misi Artemis III
- 15 Jun 2026 16:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Seluruh awak Artemis III NASA terdiri dari astronaut pria, memicu beragam tanggapan dari publik dan komunitas sains.
- Mereka mengkritik tidak adanya astronaut perempuan dalam kru Artemis III.
- Pihak NASA menegaskan pemilihan kru dilakukan oleh Astronaut Office berdasarkan kebutuhan misi.
RRI.CO.ID, Jakarta - NASA resmi mengumumkan susunan awak misi Artemis III pada 9 Juni 2026 lalu. Seluruh awak Artemis III diketahui terdiri dari astronot pria.
Pengumuman ini memicu beragam tanggapan dari publik dan komunitas sains. Sejumlah komunikator sains dan profesional industri antariksa mengkritik tidak adanya perempuan dalam kru Artemis III.
Namun, ada pula yang melihat misi ini sebagai langkah menuju keterlibatan perempuan yang lebih besar di misi mendatang. Ini termasuk kemungkinan kru perempuan pada Artemis IV.
Salah satu komentator adalah Sian Proctor, yang ikut terbang bersama Administrator NASA, Jared Isaacman dalam misi Inspiration4 tahun 2021. “Kesuksesan kalian akan membuka jalan bagi awak Artemis 4 yang seluruhnya terdiri dari perempuan!” tulis Proctor di Instagramnya.
Menanggapi kritik tersebut, Jared menegaskan, pemilihan kru dilakukan oleh Astronaut Office berdasarkan kebutuhan misi. Faktor yang dipertimbangkan meliputi pengalaman, keahlian teknis, keterlibatan dalam pengembangan program, serta kesiapan untuk menjalankan misi.
Pihaknya juga menyebut, lebih dari separuh kelas kandidat astronot terbaru adalah perempuan. “Kami akan mengumpulkan para astronot terbaik untuk menjalankan dan menyelesaikan misi tersebut,” kata Jared.
Komposisi awak yang seluruhnya pria terbilang jarang dalam misi NASA saat ini. Dari total 37 astronot aktif NASA, sekitar 40 persen di antaranya adalah perempuan.
Keempat anggota kru Artemis III sendiri memiliki rekam jejak kuat di bidang antariksa. Bresnik merupakan veteran misi pesawat ulang-alik dan Stasiun Luar Angkasa Internasional, sementara Parmitano pernah menjabat sebagai komandan ISS.
| Baca juga: NASA Resmi Umumkan Nama Awak Artemis III |
Rubio mencetak rekor Amerika Serikat dengan misi tunggal terlama selama 371 hari di ISS. Douglas bahkan sebelumnya menjadi awak cadangan untuk Artemis II.
Selain pengalaman, beberapa anggota kru juga pernah menghadapi situasi kritis di luar angkasa. Parmitano selamat dari insiden masuknya air ke dalam baju antariksa saat berjalan di luar ISS pada 2013.
Sementara Rubio harus memperpanjang misinya secara tak terduga. Kapsul kepulangannya diketahui sempat mengalami kebocoran sistem pendingin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....