Kolaborasi Robotika dan Esports Dorong Inovasi Teknologi Nasional

  • 07 Jun 2026 12:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI), Indonesia Esports Association (IESPA), dan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi) menandatangani MoU strategis pengembangan talenta digital nasional.
  • kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan pengembangan talenta digital.

RRI.CO.ID, Jakarta - Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI), Indonesia Esports Association (IESPA), dan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi) menandatangani MoU strategis pengembangan talenta digital nasional. Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian Munas IESPA di Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.

Kerja sama tersebut memperkuat literasi teknologi dan pengembangan ekosistem robotika nasional. Kolaborasi juga mendorong pertumbuhan esports sebagai sarana pembelajaran teknologi.

Kepala BPSDM Kemkomdigi Bonifasius Wahyu Pudjianto menilai sinergi robotika dan esports penting menghadapi transformasi digital. Menurutnya, kedua sektor memiliki potensi besar mengembangkan kompetensi teknologi generasi muda.

“Kemkomdigi mendukung kolaborasi ini untuk menciptakan ekosistem talenta digital berdaya saing global. Kami berharap semakin banyak anak Indonesia mengembangkan kompetensi teknologi dan kemampuan problem solving,” kata Bonifasius dalam keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Minggu, 7 Juni 2026.

Ia mengatakan, robotika dan esports menjadi media pembelajaran yang menarik. Pendekatan tersebut dinilai efektif meningkatkan minat generasi muda terhadap teknologi.

Sementara itu, Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat menyebut penandatanganan MoU sebagai momentum penting bagi kedua ekosistem. Robotika dan esports dinilai memiliki peluang besar untuk saling memperkuat.

Menurutnya, kolaborasi ini akan diintegrasikan dalam program Robotika untuk Negeri. Langkah tersebut diharapkan memperluas manfaat bagi generasi muda Indonesia.

“Kami berkomitmen memperkuat pendidikan sebagai basis pengembangan talenta teknologi nasional. Ekosistem robotika berbasis gim akan dibangun secara inovatif dan berkelanjutan,” kata Wahyu.

Sementara itu, Ketua Umum IESPA Ibnu Riza Pradipto mengapresiasi terwujudnya kerja sama strategis tersebut. IESPA, menurutnya, berkomitmen membangun ekosistem digital yang lebih kuat.

Ia mengatakan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan pengembangan talenta digital. Berbagai program akan menjangkau sekolah, komunitas, dan daerah di Indonesia.

“Kami optimistis sinergi ini akan mendorong inovasi, meningkatkan literasi teknologi, serta melahirkan lebih banyak talenta digital masa depan. Kami berharap kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem teknologi Indonesia yang maju, inklusif, dan berdaya saing global,” ujar Ibnu.

Melalui MoU ini, PRSI, IESPA, dan Kemkomdigi memperkuat sinergi transformasi digital nasional. Ketiganya optimistis Indonesia semakin kompetitif dalam ekosistem digital kawasan.

MoU ditandatangani Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat dan Ketua Umum IESPA Ibnu Riza Pradipto. Kepala BPSDM KOMDIGI Bonifasius Wahyu Pudjianto turut menandatangani kesepakatan tersebut.

Ketiga pihak menargetkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia digital Indonesia. Program kolaboratif akan menjangkau generasi muda melalui berbagai kegiatan teknologi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....