Seru! Siswa PENABUR Pecahkan Kasus Ala Detektif di Science Project Challenge

  • 26 Mei 2026 17:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • SLTAK PENABUR Jakarta menggelar berbagai kompetisi sepanjang tahun pelajaran 2025-2026.
  • Siswa ditantang memecahkan kasus layaknya detektif menggunakan fisika, kimia, biologi, dan matematika.
  • Kompetisi dirancang untuk membentuk profil siswa BEST: Be Tough, Excel Worldwide, Share with Society, dan Trust in God.

RRI.CO.ID, Jakarta - Suasana Aula SMAK 1 PENABUR, Jakarta Barat, hari itu tampak berbeda. Puluhan siswa terlihat serius memecahkan sebuah kasus layaknya detektif profesional. Mereka berdiskusi cepat, membagi tugas, hingga menganalisis petunjuk menggunakan ilmu fisika, kimia, biologi, dan matematika.

Itulah Science Project Challenge, salah satu kompetisi unik yang digelar jenjang SLTAK PENABUR Jakarta sepanjang tahun pelajaran 2025-2026. Kompetisi ini diikuti tim terbaik dari 16 SLTAK PENABUR Jakarta dan SMAK PENABUR Serang.

Bagi Frederick dan tim dari SMAK 4 PENABUR, pengalaman tersebut menjadi momen yang tak terlupakan. Mereka bahkan tidak menyangka bisa keluar sebagai juara pertama.

"Kami membagi tugas sesuai kemampuan masing-masing. Saya di bidang matematika. Waktu pengerjaannya relatif singkat dan kami justru selesai paling terakhir. Jadi benar-benar tidak menyangka bisa menang," ujar Frederick.

Di balik kemenangan itu, ada proses persiapan yang tidak sederhana. Guru pendamping tim, Stefani, sengaja menyiapkan soal berbasis Science Crime Intelligence agar siswa terbiasa menganalisis kasus secara menyeluruh dari berbagai disiplin ilmu.

Bukan hanya kemampuan akademik yang diasah. SLTAK PENABUR Jakarta juga mendorong siswa berani tampil kreatif dan berpikir global lewat English Day Competition yang diikuti 17 sekolah.

Freja Kiyona Suwandinata bersama tim dari SMAK PENABUR Harapan Indah berhasil menjadi juara pertama melalui program media sosial bertema radio sekolah.

“Semua ini hasil kerja sama tim. Kami membuat 22 program yang dirangkum dalam beberapa kategori dengan fokus utama ke media sosial,” kata Freja.

Kompetisi lain pun hadir dengan konsep berbeda. Ada Web Competition yang mendorong sekolah aktif mempublikasikan kegiatan melalui website, hingga MonsoonSIM Competition yang melatih siswa menyusun strategi bisnis dan membaca persaingan pasar.

Tak kalah menarik, lewat Project Awareness para siswa juga diajak lebih peduli terhadap lingkungan. Saat peringatan Hari Bumi pada 22 April lalu, mereka membagikan eco enzyme hasil karya sendiri kepada masyarakat sekitar sekolah.

Kepala Jenjang SLTAK PENABUR Jakarta, Sylviana Chrisyan mengatakan, seluruh kompetisi tersebut dirancang bukan sekadar mencari pemenang, melainkan membentuk karakter siswa agar tangguh, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial.

"Anak-anak diajarkan untuk tidak mudah menyerah, mampu bekerja sama, dan berkontribusi nyata bagi lingkungan sekitar," ujarnya pada Award Ceremony di Aula SMAK 6 PENABUR, Jakarta Utara, Rabu, 20 Mei 2026.

Puncak apresiasi digelar melalui Award Ceremony pada 20 Mei 2026 di Aula SMAK 6 PENABUR, Jakarta Utara. Acara itu dimeriahkan penampilan seni siswa, mulai dari vokal, band, tari, hingga berbagai pertunjukan kreatif lainnya.

Melalui rangkaian kompetisi tersebut, PENABUR Jakarta ingin membentuk profil siswa BEST: Be Tough, Excel Worldwide, Share with Society, dan Trust in God. Sebuah pendekatan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga kesiapan siswa menghadapi tantangan masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....