Transformasi SDM Jadi Kunci Ketahanan Bisnis di tengah Disrupsi Teknolog

  • 24 Mei 2026 00:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Transformasi SDM dinilai menjadi kunci keberlangsungan bisnis di tengah disrupsi teknologi dan tekanan geopolitik global.
  • Pemanfaatan AI, IoT, otomatisasi, dan drone dinilai penting untuk efisiensi dan daya saing perusahaan.
  • AI disebut hanya sebagai alat bantu, sementara keputusan strategis tetap berada di tangan manusia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Transformasi sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci menjaga keberlangsungan bisnis di tengah tekanan geopolitik, disrupsi teknologi, dan perubahan ekonomi yang cepat. Karena itu, penguatan human capital berbasis inovasi dan teknologi kini menjadi kebutuhan penting bagi perusahaan dan instansi di Indonesia.

Hal tersebut mengemuka dalam Malam Puncak Penghargaan Best Human Capital Awards 2026 yang digelar Majalah Business Asia Indonesia, di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat, 24 Mei 2026. Ajang yang memasuki tahun kedua ini mengusung tema "Transformasi SDM untuk Percepatan Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan."

Penghargaan diberikan kepada perusahaan dan instansi yang berhasil menciptakan lingkungan kerja positif, meningkatkan kompetensi karyawan. Serta, mendorong produktivitas untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Ketua Penyelenggara Best HC Award 2026, Juanda Jafar mengatakan, transformasi SDM merupakan upaya mengubah fungsi SDM dari administratif menjadi strategis dan produktif. Tujuannya untuk meningkatkan pengalaman karyawan, efisiensi, inovasi, serta keberlanjutan bisnis.

"Pengembangan SDM yang efektif merupakan investasi jangka panjang yang berdampak positif bagi kinerja dan produktivitas perusahaan," kata Juanda, yang juga CEO BusinessAsia Indonesia.

Sementara, Ketua Dewan Juri Best Human Capital Awards 2026, Dr Eng Hary Budiarto, menilai perusahaan saat ini menghadapi tekanan besar akibat kondisi geopolitik dan kenaikan biaya energi maupun bahan baku. Karena itu, inovasi menjadi syarat utama agar perusahaan tetap bertahan.

"Inovasi lahir dari SDM yang mampu memahami perkembangan teknologi, ucapnya.

Menurut Hary, pengembangan human capital kini tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas SDM. Namun, juga pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), otomatisasi, dan drone untuk menciptakan efisiensi dan daya saing.

Ia menambahkan, perkembangan AI yang sangat cepat membuat siklus peningkatan kompetensi SDM menjadi lebih singkat dibanding sebelumnya. "Sekarang orang harus belajar lebih cepat karena perkembangan teknologi digital berlangsung sangat cepat," ujarnya.

Meski demikian, Hary menegaskan bahwa AI tetap hanya alat bantu, sementara keputusan strategis tetap berada di tangan manusia. Karena itu, etika dan tata kelola AI menjadi hal penting dalam pengembangan SDM di era digital.

Best Human Capital Awards digagas Majalah Business Asia Indonesia bersama pakar, profesional, asosiasi, komunitas HC, akademisi, serta didukung kementerian terkait.

Ajang ini bertujuan memberikan apresiasi kepada perusahaan dan instansi yang berhasil membangun sistem pengembangan SDM unggul. Sekaligus, mendorong pengelolaan SDM yang lebih efektif dan efisien demi pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....