NASA Siapkan Pemetaan Pusat Bima Sakti lewat Teleskop Hubble dan Roman

  • 12 Mei 2026 15:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • NASA tengah menyiapkan Nancy Grace Roman Space Telescope (target luncur September 2026).
  • Misi ini menggunakan dukungan data awal Hubble Space Telescope untuk memetakan pusat Bima Sakti, menargetkan jutaan bintang dan ribuan eksoplanet baru.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wilayah pusat galaksi Bima Sakti atau galactic bulge yang padat akan bintang dan planet menjadi fokus utama penelitian terbaru. NASA akan memanfaatkan data dari Teleskop Hubble sebagai fondasi untuk teleskop generasi berikutnya, Nancy Grace Roman Space Telescope.

Teleskop Roman sendiri akan dijadwalkan meluncur paling cepat September 2026. Survei terbaru ini bertujuan memperluas cakupan pengamatan di sekitar pusat galaksi.

Teleskop ini memiliki bidang pandang yang lebih luas dan kemampuan observasi cepat. Harapannya, misi ini mampu memetakan jutaan bintang serta menemukan ribuan eksoplanet baru.

Untuk mendukung misi tersebut, para astronom lebih dulu mengumpulkan data awal menggunakan Hubble sejak 2025. Data ini memungkinkan ilmuwan membandingkan kondisi bintang sebelum dan saat terjadi fenomena microlensing.

Microlensing merupakan pembelokan cahaya akibat gravitasi objek di ruang angkasa. Teknik ini dinilai efektif untuk mendeteksi objek kecil, termasuk planet seukuran Mars hingga benda gelap seperti bintang neutron.

Peneliti University of Maryland dan Goddard Space Flight Center, Sean Terry, prioritas survei mencakup area langit seluas mungkin. Survei utama berlangsung dalam enam periode pengamatan, masing-masing selama 72 hari.

Teleskop Roman akan memotret area besar galactic bulge setiap 12 menit. Metode ini memungkinkan pendeteksian ratusan planet “liar” atau rogue planets yang terlempar dari sistem asalnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....