NASA Operasikan Prototipe Kabin Pendarat Bulan untuk Lanjutan Misi Artemis

  • 08 Mei 2026 11:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • NASA mengoperasikan replika kabin kru Blue Moon Mark 2 di Johnson Space Center sebagai fasilitas pelatihan astronaut menuju misi pendaratan di Bulan.
  • Pengujian ini menjadi bagian penting rangkaian misi Artemis program, yang menargetkan manusia kembali ke Bulan pada 2028 melalui Artemis IV dan V.

RRI.CO.ID, Jakarta – NASA mulai mengoperasikan replika kabin kru skala penuh untuk pendarat Bulan masa depan dalam program Artemis. Fasilitas ini akan digunakan untuk pelatihan dan simulasi misi, sebagai persiapan pengiriman astronaut ke Bulan.

Kabin tersebut merupakan bagian dari pendarat Blue Moon Mark 2 yang dikembangkan bersama Blue Origin. Dalam rencana misi, pendarat ini akan diluncurkan tanpa awak menggunakan roket New Glenn.

Kemudian, wahana bertemu dengan kru di orbit Bulan yang menggunakan wahana Orion spacecraft. Dua astronaut nantinya akan berpindah ke pendarat Blue Moon untuk turun ke permukaan Bulan.

Mereka melakukan berbagai aktivitas ilmiah, lalu kembali ke orbit setelah misi selesai. Kabin kru akan menjadi ruang utama bagi astronaut untuk tinggal, bekerja, dan melakukan penelitian selama berada di Bulan.

Prototipe kabin yang berada di Johnson Space Center ini dirancang menyerupai versi aslinya. Prototipe ini juga dilengkapi tangga eksternal yang akan digunakan astronaut saat turun ke permukaan Bulan.

Ke depan, fasilitas ini akan dikembangkan menjadi simulator terintegrasi dengan sistem interaktif. Tujuannya untuk mendukung latihan bersama tim pengendali misi di Bumi.

Setelah Artemis II, NASA berencana melanjutkan dengan misi Artemis III guna menguji sistem penting di orbit Bumi. Termasuk proses rendezvous dan docking dengan pendarat komersial.

Rangkaian uji ini akan menjadi fondasi bagi misi Artemis IV dan V. Kedua misi ditargetkan membawa manusia kembali ke permukaan Bulan pada 2028.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....