Universitas Asal Hong Kong Jaring Calon Mahasiswa Indonesia di Jakarta
- 27 Apr 2026 07:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Acara 'Welcome Session' The University of Hong Kong (HKU) menginspirasi ratusan calon mahasiswa Indonesia yang menghadiri acara tersebut. Kegiatan itu digelar di Novotel, Cikini, Jakarta Pusat, pada Minggu, 26 April 2026.
Para peserta antusias mendengarkan pengalaman yang dibagikan oleh student ambassador tahun pertama HKU, Matthew Christopher Handojo, serta student ambassador tingkat akhir, Caroline Avery Tanto. Keduanya merupakan mahasiswa Indonesia yang saat ini menempuh studi di HKU.
Matthew, mahasiswa Bachelor of Business Administration (Business Analytics) sekaligus penerima Belt and Road Scholarship dari Pemerintah Hong Kong, mengatakan bahwa tahun pertamanya di HKU sangat membuka wawasan.
Awalnya, ia mengira kehidupan di Hong Kong hanya berfokus pada akademik, dengan mahasiswa yang sibuk mengejar nilai dan menghabiskan waktu di perpustakaan. Namun, kenyataannya ia menemukan kehidupan kampus yang dinamis dengan begitu banyak peluang.
"Ada kompetisi, perjalanan, dan kegiatan pengabdian masyarakat. Semuanya jauh melampaui ekspektasi saya dan sangat komprehensif," kata Matthew.
Bagi pelajar Indonesia yang berencana melanjutkan studi ke HKU, Matthew menyarankan agar mereka mempersiapkan diri sejak jauh hari dan aktif mencari informasi. "Banyak calon mahasiswa mungkin terlalu santai sebelum keberangkatan, dan baru panik ketika perkuliahan akan dimulai," ujarnya.
Senada dengan Matthew, Caroline juga mendorong calon mahasiswa untuk siap beradaptasi dengan budaya Hong Kong yang serba cepat. Menurutnya, kehidupan di Hong Kong tidak sesantai di Indonesia.
"Jadi jangan kaget, kita harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang serba cepat. Bahkan, makan di restoran pun dilakukan dengan sangat cepat," ucap Caroline.
Mahasiswi tingkat akhir dari School of Computing and Data Science HKU tersebut, juga menjelaskan bahwa seluruh proses pembelajaran di HKU menggunakan bahasa Inggris.
"Calon mahasiswa dari Indonesia yang tidak bisa berbahasa Kanton tidak perlu khawatir. Karena, seluruh pengajaran di HKU sepenuhnya disampaikan dalam bahasa Inggris," kata dia.
Salah satu peserta, Klaris - siswi kelas 12 SMAK 6 Penabur Jakarta (Muara Karang), merasa sesi tersebut memberikan wawasan yang sangat berharga. "Welcome Session ini sangat baik, sangat membantu saya," ujar Klaris, yang berencana mengambil jurusan Computer Science di HKU.
HKU sendiri menempati peringkat ke-11 dunia dalam QS World University Rankings 2026, dan peringkat pertama di Asia dalam QS Asia University Rankings 2026. Didirikan pada tahun 1911, HKU dikenal luas atas kekuatan risetnya, wawasan global, serta keunggulan akademik di berbagai disiplin ilmu.
Untuk menjawab kebutuhan global yang terus berkembang, HKU mendirikan empat sekolah baru yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI), pendidikan STEAM, kesehatan, dan ilmu hayati. Yaitu, School of Biomedical Engineering, School of Computing and Data Science, School of Future Media, serta School of Innovation.
Sekolah-sekolah ini menawarkan program sarjana mutakhir yang selaras dengan kebutuhan industri. Khususnya, di bidang Biomedical Engineering dan Life Sciences, AI, Data Science, Statistics, Media Studies, Innovation, dan Technology.
HKU juga menyediakan berbagai peluang beasiswa bagi siswa berprestasi tinggi dan telah diakui dalam skema beasiswa Kementerian Pendidikan Indonesia, termasuk Beasiswa Garuda. Pengakuan ini memperluas akses bagi mahasiswa Indonesia untuk meraih pendidikan kelas dunia di HKU dengan dukungan pendanaan dari universitas maupun pemerintah.
Lulusan HKU memiliki tingkat penyerapan kerja yang mendekati 100 persen. Hal ini mencerminkan prospek karier yang sangat kuat serta daya saing global bagi para alumninya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....