NASA Mulai Kirim Tahap Inti Roket Artemis III ke Kennedy Space Center

  • 21 Apr 2026 13:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • NASA mengirim tahap inti roket Space Launch System dari Michoud Assembly Facility ke Kennedy Space Center.
  • Tahap inti roket setinggi 212 kaki ini akan menjadi tulang punggung peluncuran dan membawa Orion dalam misi Artemis III ke orbit.

RRI.CO.ID, New Orleans – NASA mengirimkan tahap inti (core stage) roket Space Launch System untuk misi Artemis III, Senin, 20 April 2026. Tahap terbesar roket tersebut diberangkatkan dari Michoud Assembly Facility menuju Kennedy Space Center.

Para insinyur memindahkan bagian utama roket, termasuk tangki hidrogen cair, tangki oksigen cair, intertank, dan forward skirt. Mereka menggunakan transporter khusus sebelum dimuat ke kapal Pegasus untuk dikirim ke Florida.

Setibanya di Kennedy Space Center, tim akan melanjutkan proses perakitan akhir dan integrasi vertikal. Program Exploration Ground Systems NASA akan menyusun seluruh komponen roket sebagai persiapan peluncuran.

Pejabat NASA, Lori Glaze, menyebut pengiriman tahap inti ini sebagai simbol kemajuan menuju kembalinya manusia ke permukaan Bulan. Ia menegaskan, tahap inti roket menjadi tulang punggung misi Artemis III sekaligus langkah penting untuk menguji kemampuan pendaratan di Bulan.

Tak hanya itu, keberlanjutan misi ini dinilai membuka jalan bagi misi berawak ke Mars. Dengan tinggi mencapai 212 kaki, tahap inti roket akan menampung lebih dari 733 ribu galon bahan bakar kriogenik.

Bahan bakar ini digunakan untuk menggerakkan empat mesin RS-25. Sistem ini mampu menghasilkan daya dorong lebih dari 2 juta pon selama lebih dari delapan menit.

Tujuannya yakni untuk membawa astronaut bersama kapsul Orion ke orbit. Proses ini melibatkan kolaborasi Boeing (perancang dan perakit utama) serta L3Harris Technologies (memproduksi mesin RS-25).

Dalam misi Artemis III mendatang, astronaut akan diluncurkan ke orbit Bumi menggunakan Orion. Tujuannya menguji kemampuan rendezvous dan docking dengan wahana komersial.

Teknologi ini menjadi kunci untuk mendukung misi lanjutan. Termasuk Artemis IV yang direncanakan mendaratkan manusia di Bulan pada 2028.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....