Peran Tersembunyi Gallaudet Eleven, 11 Pria Tunarungu di Balik Awal Misi NASA
- 18 Apr 2026 15:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- NASA merekrut “Gallaudet Eleven” untuk meneliti dampak tanpa gravitasi, memanfaatkan kondisi unik mereka yang kebal terhadap motion sickness akibat gangguan sistem vestibular.
- Hasil eksperimen ini memberi kontribusi penting dalam memahami adaptasi tubuh manusia di ruang angkasa dan mendukung pengembangan misi berawak.
RRI.CO.ID, Jakarta - NASA mereka merekrut sebanyak 11 pria tunarungu sebelum mengirim manusia ke luar angkasa. Kelompok ini dikenal sebagai “Gallaudet Eleven” dan direkrut pada akhir 1950-an.
Gallaudet Eleven sendiri merupakan kerja sama NASA dengan U.S. Naval School of Aviation Medicine. Mereka meneliti dampak kondisi tanpa gravitasi terhadap tubuh manusia.
Para relawan berusia 25 hingga 48 tahun tersebut berasal dari Gallaudet University. Sebagian besar dari mereka kehilangan kemampuan pendengaran akibat meningitis tulang belakang.
Hal ini memengaruhi sistem vestibular telinga dalam. Sehingga membuat mereka tidak mengalami motion sickness (mabuk gerak).
Kondisi ini menjadikan mereka subjek ideal dalam eksperimen untuk memahami respons tubuh terhadap perubahan gravitasi. Selama satu dekade, para peneliti melakukan berbagai uji coba.
Mulai dari eksperimen di ruang berputar selama 12 hari dan penerbangan tanpa gravitasi menggunakan pesawat “Vomit Comet”. Mereka juga melakukan pengujian di laut bergelombang.
Hasilnya, para peserta menunjukkan ketahanan luar biasa tanpa efek mabuk. Bahkan, para peneliti justru mengalami gangguan fisik.
Kontribusi Gallaudet Eleven diakui sebagai bagian penting dalam memahami adaptasi tubuh manusia terhadap lingkungan ruang angkasa. Penghargaan atas kontribusi mereka juga ditampilkan dalam pameran “Deaf Difference + Space Survival” di Gallaudet University pada 2017.
Mereka adalah Harold Domich, Robert Greenmun, Barron Gulak, Raymond Harper, Jerald Jordan, Harry Larson, dan David Myers. Kemudian, Donald Peterson, Raymond Piper, Alvin Steele, dan John Zakutney.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....