Menkomdigi Ingatkan Pentingnya Adaptasi Teknologi AI, Memperkuat Daya Saing
- 20 Apr 2026 17:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, menekankan pentingnya kemampuan adaptasi teknologi AI
- Adopsi teknologi AI, dinilai Menkomdigi Meutya Hafid, menjadi modal utama dalam penguatan daya saing Indonesia
- Menkomdigi Meutya Hafid menuturkan, perluasan adopsi AI akan meningkatkan kontribusi dalam pertumbuhan PDB Indonesia
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, daya saing saat ini bukan ditentukan oleh kapasitas sumber daya. Melainkan, kemampuan adaptasi teknologi, utamanya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
"Bukan lagi soal sumber daya, tetapi kemampuan kita mengelola data menjadi solusi. Daya saing hari ini tidak lagi ditentukan oleh sumber daya, tetapi oleh kemampuan beradaptasi dengan teknologi, terutama AI," kata Meutya dalam forum 'The Power Of AI' di Tsinghua Southeast Asia Center, Bali, dikutip Senin, 20 April 2026.
Untuk itu ia mendorong perluasan adopsi AI, agar menambah kontribusi hingga 3,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Hal ini seiring dengan meningkatnya kebutuhan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor.
Menurutnya, saat ini Indonesia berada dalam posisi strategis untuk memaksimalkan peluang tersebut. Hal itu lantaran ekositem digital Indonesia saat ini cukup kuat, untuk menumbuhkan ekonomi digital yang pesat.
Bahkan, lanjut Meutya, data Bank Dunia menunjukkan posisi Indonesia di peringkat ke-14 dari 198 negara. Hal ini menjadikan Indonesia masuk kedalam kategori A, dalam transformasi digital publik, memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.
"Indonesia terus memperkuat posisi sebagai kekuatan utama ekonomi digital. Utamanya, di Asia Tenggara," ucap Menkomdigi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....