KemenPPPA dan Kemendiktisaintek Perkuat Penanganan Kekerasan di Kampus
- 17 Apr 2026 17:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memperkuat sinergi dalam penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi
- Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menegaskan bahwa kasus kekerasan di kampus masih menjadi perhatian serius yang membutuhkan penanganan komprehensif
- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisainstek) Brian Yuliarto, menekankan komitmennya dalam memastikan setiap kasus ditangani secara tuntas
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memperkuat sinergi dalam penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menegaskan bahwa kasus kekerasan di kampus masih menjadi perhatian serius yang membutuhkan penanganan komprehensif.
“Penanganan kasus kekerasan tidak dapat dilakukan secara parsial. Tetapi harus komprehensif, berperspektif korban, dan menjamin keadilan,” kata Arifah Fauzi dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat, 17 April 2026.
Arifah menilai bahwa edukasi menjadi kunci utama pencegahan karena masih banyak korban belum menyadari pengalaman tersebut Ia menegaskan pentingnya peningkatan literasi agar masyarakat mampu mengenali berbagai bentuk kekerasan sejak dini
“Edukasi harus dilakukan berjenjang. Termasuk melalui penguatan sosialisasi Undang-Undang TPKS,” ucap Arifah.
Sementara, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisainstek) Brian Yuliarto, menekankan komitmennya dalam memastikan setiap kasus ditangani secara tuntas. “Kasus kekerasan di perguruan tinggi harus ditangani secara tuntas, hati-hati, dan akuntabel,” kata Brian.
Ia juga menekankan peran strategis Satgas PPKPT di perguruan tinggi dalam memperkuat sistem pencegahan dan penanganan. Kedua kementerian sepakat memperkuat koordinasi nasional melalui integrasi kurikulum, sosialisasi berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas penanganan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....