Parker Solar Probe Temukan Mekanisme Baru Ledakan Matahari Pemicu Badai Surya

  • 16 Apr 2026 14:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wahana Parker Solar Probe menemukan bahwa proton dan ion berat dalam peristiwa magnetic reconnection dipercepat dengan cara berbeda, bertentangan dengan teori sebelumnya.
  • Temuan ini memberikan data langsung yang penting untuk menyempurnakan model ilmiah mengenai badai surya.

RRI.CO.ID, Jakarta - NASA mengumumkan temuan terbaru dari wahana Parker Solar Probe. Wahana ini berhasil mengungkap detail baru mengenai proses ledakan di dekat Matahari yang memicu badai surya.

Melansir laman resminya, fenomena tersebut diawali oleh proses eksplosif di Matahari yang dikenal sebagai magnetic reconnection. Hal ini terjadi sebelum badai surya melintasi ruang angkasa dan berdampak pada teknologi di Bumi.

Proses ini melepaskan energi besar yang mampu mempercepat partikel hingga kecepatan berbahaya. Dalam salah satu lintasan pada 2022, Parker Solar Probe melintas di antara Matahari dan lokasi terjadinya rekoneksi magnetik di angin surya.

Hal ini merupakan aliran partikel dan medan magnet yang terus dipancarkan Matahari. Momen langka tersebut membuka kesempatan bagi ilmuwan untuk melakukan pengukuran langsung terhadap partikel yang dipercepat oleh fenomena ini.

Hasil pengamatan menunjukkan adanya semburan partikel menuju Matahari yang terdiri dari proton dan ion berat. Namun, temuan mengejutkan muncul ketika analisis data mengungkap bahwa kedua jenis partikel tersebut mengalami percepatan dengan cara berbeda.

Secara teori, proton dan ion seharusnya dipercepat dengan mekanisme yang sama. Namun, Parker Solar Probe menemukan proton menyebar membentuk pola seperti cahaya senter.

Sementara itu, ion berat bergerak lurus menyerupai sinar laser. Diketahui, temuan ini dipublikasikan pada 31 Maret di jurnal ilmiah The Astrophysical Journal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....