NASA Pantau Aktivitas dan Partikel Matahari jelang Hitung Mundur Artemis II

  • 01 Apr 2026 07:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • NASA memantau aktivitas partikel Matahari menjelang peluncuran misi Artemis II melalui data satelit terbaru.
  • Tingkat proton yang terdeteksi masih sekitar dua orde di bawah batas aman dan hanya sedikit di atas tingkat latar belakang.
  • Sistem pemantauan memungkinkan tim mendeteksi sinar-X dari letusan Matahari lebih dulu, sehingga memberi waktu persiapan sebelum partikel proton tiba.

RRI.CO.ID, Florida – NASA terus memantau kondisi cuaca antariksa menjelang peluncuran misi Artemis II. Aktivitas partikel Matahari hingga saat ini dinilai masih berada jauh di bawah batas yang dapat mengganggu peluncuran roket.

Hal tersebut disampaikan Launch Weather Officer, 45th Weather Squadron Cape Canaveral Space Force Station, Mark Burger. Ia menyebut, aktivitas Matahari yang terjadi sehari sebelumnya menunjukkan adanya partikel bermuatan, khususnya proton.

Namun, ia menambahkan tingkatnya masih sangat rendah. “Angkanya berada sekitar dua orde besar di bawah batas aman kami dan hanya sedikit di atas tingkat latar belakang,” ujar Burger, dalam konferensi pers Artemis II Countdown Status, Selasa, 31 Maret 2026.

Sistem pemantauan memberikan waktu yang cukup bagi tim untuk mengantisipasi jika terjadi peningkatan aktivitas Matahari. Dalam proses tersebut, satelit akan terlebih dahulu mendeteksi sinar-X dari letusan Matahari sebelum partikel proton mencapai Bumi.

Menurut Burger, sinyal sinar-X biasanya menjadi indikator awal adanya aktivitas Matahari yang signifikan. Setelah itu, partikel proton baru akan menyusul, sehingga tim memiliki waktu persiapan sebelum kondisi tersebut berpotensi memengaruhi peluncuran.

“Jika terjadi letusan, kami akan mendeteksi sinar-X terlebih dahulu melalui satelit, kemudian proton-protonnya menyusul. Hal itu memberi kami waktu untuk merespons sebelum memengaruhi kemampuan peluncuran,” katanya.

Sementara itu, suasana di ruang kendali peluncuran atau firing room terasa berbeda dari biasanya. “Hari ini saya melihat banyak senyuman, dan itu terasa sangat baik,” ujar Senior NASA Test Director, Exploration Ground Systems, Jeff Spaulding.

Ia menyebut tim peluncuran menunjukkan antusiasme tinggi saat memasuki tahap akhir hitung mundur. Tim juga telah mengaktifkan sistem kapsul Orion, tahap inti roket, serta melakukan pemeriksaan komunikasi dan sistem radio frekuensi.

Setelah rangkaian pengujian selesai, beberapa sistem kemudian dimatikan sementara hingga tahap berikutnya dalam hitung mundur. Sementara itu, kapsul Orion tetap dalam kondisi aktif untuk mendukung persiapan peluncuran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....