Tim Misi Artemis II NASA Resmi Memulai Hitung Mundur menuju Jendela Peluncuran

  • 31 Mar 2026 07:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hitung mundur peluncuran Artemis II telah dimulai di Pusat Antariksa Kennedy, Florida, Amerika Serikat.
  • Para astronaut menjalani persiapan akhir di Astronaut Crew Quarters, termasuk pemeriksaan medis dan karantina kesehatan.
  • Kondisi cuaca diperkirakan 80 persen mendukungmenjelang jendela peluncuran pada Rabu, 1 April 2026.

RRI.CO.ID, Florida - Hitung mundur penerbangan uji coba Artemis II sedang berlangsung di Pusat Antariksa Kennedy NASA, Florida, Amerika Serikat. Para anggota tim peluncuran telah tiba di konsol masing-masing di dalam Pusat Pengendalian Peluncuran Rocco Petrone.

Jam hitung mundur mulai berdetak pukul 16.44 EDT menuju peluncuran yang ditargetkan pukul 18.24 pada Rabu, 1 April. Para insinyur tengah mengaktifkan perangkat keras penerbangan, memeriksa jalur komunikasi, dan mempersiapkan sistem kriogenik roket.

Hal ini guna mengisi ratusan ribu galon hidrogen cair dan oksigen cair bersuhu sangat rendah. Tim juga akan mulai mengisi tangki raksasa sistem peredam suara dengan air di Landasan Peluncuran 39B.

Tangki ini yang akan memancarkan semburan air pelindung saat peluncuran untuk melindungi kendaraan dari deru mesinnya sendiri. Para awak saat ini masih berada di Astronaut Crew Quarters, di Gedung Operasi dan Pemeriksaan Neil A. Armstrong.

Mereka telah menjalani fase hitung mundur akhir dengan fokus pada kesiapan dan verifikasi teknis. Selain itu, awak tetap berada dalam karantina di bawah pengawasan kesehatan yang ketat, serta menyelesaikan pemeriksaan medis.

Para awak telah mengikuti jadwal tidur dan rencana nutrisi yang teratur untuk menjaga stamina dan hidrasi menjelang peluncuran. Mereka juga terus menerima informasi terbaru mengenai konfigurasi roket dan kondisi cuaca.

NASA dan petugas cuaca Space Launch Delta 45 Angkatan Luar Angkasa AS memantau cuaca menjelang pengisian bahan bakar. Prakiraan cuaca untuk hari peluncuran menunjukkan kemungkinan 80 persen akan terjadi kondisi cuaca yang mendukung.

Namun, mereka tetap menyoroti tutupan awan dan potensi angin kencang di wilayah tersebut. Tim-tim terkait akan terus memantau kondisi cuaca dalam beberapa hari ke depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....