Kabel Serat Optik Jadi Strategi NASA Deteksi Gempa Bulan
- 25 Mar 2026 20:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Salah satu tantangan bagi misi Artemis II adalah gempa bulan.
- Gempa di Bulan dapat berlangsung selama hitungan jam.
- NASA gunakan kabel serat optik untuk mendeteksi getaran tanah.
RRI.CO.ID, Houston - Seiring persiapan NASA untuk program Artemis, terdapat tantangan berupa gempa bulan. Namun, solusi inovatif kini tengah dikembangkan dengan kabel serat optik sederhana.
Para ilmuwan mengusulkan penggunaan teknologi Distributed Acoustic Sensing (DAS). Mereka mengubah kabel serat optik yang biasanya digunakan untuk internet menjadi jaringan sensor gempa di kutub selatan Bulan.
Teknologi DAS bekerja dengan mengirimkan pulsa laser melalui kabel serat optik. Ketika terjadi getaran tanah atau perubahan suhu, cahaya laser tersebut akan memantul kembali dengan pola yang sedikit berubah.
Dengan menganalisis perubahan ini, para peneliti dapat mengubah setiap meter kabel menjadi satu sensor seismik. Hal ini krusial mengingat lingkungan Bulan yang ekstrem dan keterbatasan logistik untuk membawa beban berat.
Berbeda dengan gempa bumi yang mereda dalam hitungan menit, gempa di Bulan bisa berlangsung berjam-jam. Ini karena struktur Bulan yang sangat kering dan kaku, sehingga getaran terus bergema seperti lonceng.
Bagi misi Artemis, mendeteksi gempa ini sangat penting. Getaran kuat dapat merusak modul pendaratan atau retakan pada habitat astronaut.
Gelombang seismik membantu ilmuwan "melihat" ke bawah permukaan untuk mencari cadangan es air yang tersembunyi. Mereka juga dapat menghindari wilayah yang rentan terhadap tanah longsor bulan (moon-slumps).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....