Pesawat Sinar-X NASA Amati “Mata Badai” di Sekitar Lubang Hitam Supermasif
- 21 Feb 2026 14:34 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Para ilmuwan berhasil menyelami lebih dalam wilayah yang dijuluki 'mata badai' di sekitar lubang hitam supermasif. Pencapaian ini terwujud berkat misi teleskop sinar-X gabungan milik NASA dan JAXA.
Mengutip Space.com, pengamatan ini mengungkap kondisi turbulen dan ekstrem di sekitar objek kosmik raksasa tersebut. Misi ini menggunakan satelit XRISM yang diluncurkan pada 2023 dan dioperasikan bersama European Space Agency.
Teknologi spektroskopinya memungkinkan peneliti melacak tanda kimia gas superpanas di sekitar lubang hitam. Tidak hanya itu, peneliti dapat menentukan arah serta kecepatannya.
Peneliti dari University of Chicago, Annie Heinrich menjelaskan, setiap lubang hitam supermasif seolah berada di pusat badai miliknya sendiri. Sebelumnya, ilmuwan hanya dapat melihat gambaran statis, tetapi kini mereka mampu mengukur energi kinetik gas yang diaduk oleh gravitasi secara langsung.
Menurut peneliti dari Masaryk University, Congyao Zhang, XRISM memungkinkan ilmuwan membedakan secara pasti gerakan gas yang dipicu lubang hitam. Mereka akan memisahkannya dari gerakan akibat proses kosmik yang lain, sesuatu yang sebelumnya mustahil dilakukan.
Diketahui, lubang hitam supermasif (supermassive black hole) memiliki massa jutaan hingga miliaran kali Matahari. Objek ini bahkan diperkirakan berada di pusat hampir semua galaksi.
Gravitasi ekstremnya mengaduk gas, debu, bahkan bintang di sekitarnya, sekaligus memengaruhi evolusi galaksi induknya. Gas di sekitar lubang hitam biasanya membentuk piringan akresi, yaitu cakram materi yang perlahan tersedot ke pusat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....