NASA: Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Gepeng

  • 06 Feb 2026 15:51 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Washington - Data dari misi Juno NASA mengungkapkan, Jupiter ternyata memiliki dimensi yang sedikit berbeda dari perhitungan sebelumnya. Planet terbesar ini terlihat sedikit lebih kecil dan lebih ‘gepeng’ di bagian kutubnya.

Hal ini berdasarkan analisis mendalam terhadap data radio occultation dari 13 lintasan terbang dekat (flyby). Hasil menunjukkan, Jupiter ternyata sekitar 8 kilometer lebih sempit di wilayah khatulistiwa dan 24 kilometer lebih datar di area kutub. 

Namun, menembus atmosfer Jupiter yang sangat tebal dan tidak tembus pandang bukanlah perkara mudah. Untuk mengatasinya, tim misi Juno menggunakan teknik okkultasi radio. 

Okkultasi radio digunakan untuk ‘melihat’ melalui awan tebal dan tidak tembus pandang di atmosfer Jupiter. Teknik ini digunakan untuk memahami struktur internalnya. 

Dalam metode ini, wahana antariksa Juno memancarkan sinyal radio menuju Deep Space Network milik NASA di Bumi. Saat sinyal tersebut melintasi ionosfer, gas-gas di sana membelokkan serta menunda sinyal tersebut. 

Para ilmuwan dapat menghitung suhu, tekanan, dan kepadatan elektron atmosfer Jupiter pada kedalaman yang berbeda. Hitungan ini didasarkan dengan mengukur perubahan frekuensi yang disebabkan oleh pembelokan ini.

Besarnya jari-jari Jupiter berfungsi sebagai standar kalibrasi kritis untuk memodelkan planet raksasa di sistem bintang lain. Bentuk yang lebih akurat akan membantu para astronom dalam memahami data planet yang teramati melintas di depan bintang induknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....