Viral: Ramai Orang Scan Retina Mata, Ini Bahayanya

  • 16 Mei 2025 07:18 WIB
  •  Sorong

KBRN, Teminabuan : Viral di media sosial ramai orang melakukan pemindaian atau scan Retina mata dengan bayaran Rp. 800 ribu. Dari foto yang tersebar di media sosial, terlihat warga mengantre di depan gedung bertuliskan "World".

Program tersebut merupakan layanan digital dari Worldcoin, yaitu proyek mata uang kripto yang didirikan oleh Sam Altman, CEO dari OpenAI dan rekan-rekannya. Layanan ini meminta seseorang untuk memindai bola mata mereka di sebuah perangkat bernama "Orb", lalu peserta akan mendapatkan kode unik bernama World ID dan token Worldcoin (WLD) yang bisa dikonversikan menjadi uang tunai.

Scan retina mata ini menimbulkan kontroversi. Pasalnya, meskipun tawaran imbalan menarik banyak perhatian, program ini menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan data biometrik.

Pemindaianatau scan retina berpotensi berbahaya bagi privasi, tergantung bagaimana data tersebut dikumpulkan, disimpan dan digunakan.

Retina adalah bagian unik dari tubuh dan tidak bisa diubah seperti passwored .jika data retina bocor tidak ada cara untuk mengatur ulang retina anda. Jika pihak yang menyimpan data retina tidak menjaga keamanannya data tersebut bisa di slaahgunakan untuk identitas tanpa ijin, dijual ke pihak ketiga tanpa persetujuan.

Dikutip dari Katadata.co.id Pakar IT dari Communication and Information System Security Research Center atau CISSReC Pratama Persadha memperingatkan masyarakat bahwa data iris mata yang telah diserahkan ke pihak ketiga berpotensi disalahgunakan, terutama jika sistem penyimpanan dan pengelolaannya tidak transparan atau tidak aman. Terlebih lagi Worldcoin dan WorldID beroperasi di Indonesia atas nama PT. Terang Bulan Abadi. Akan tetapi, perusahaan ini belum terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik alias PSE dan tidak memiliki Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik atau TDPSE.

Terkait dengan hal itu Kementerian Komunikasi dan Digital resmi membekukan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) milik worldcoin dan WorldID, dua layanan kriptoberbasis biometric yang diembangkan oleh pembuat ChatGPT, Sam Altman. Langkah ini di ambil setelah muncul laporan aktivitas mencurigakan terkait operasioanl kedua layanan di Indonesia.

Itulah penjelasan mengenai bahaya scan retina mata dapat uang yang ditawarkan oleh World App. Meskipun program ini menawarkan imbalan finansial yang menarik, penting bagi masyarakat untuk mempertimbangkan risiko terhadap privasi dan keamanan data pribadi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....