PM Mundur, Panglima Militer Bangladesh akan Bentuk Pemerintahan

  • 06 Agt 2024 12:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Militer Bangladesh mengumumkan akan membentuk pemerintahan sementara setelah Sheikh Hasina mengundurkan diri dari jabatan Perdana Menteri, Senin (5/8/2024). Pengunduran dirinya terjadi setelah ia gagal meredakan protes yang terjadi di Bangladesh sejak awal Juni lalu.

Dilansir AFP, Kepala Militer Bangladesh, Jenderal Waker Uz-Zaman mengumumkan Hasina telah mengundurkan diri dan militer akan membentuk pemerintahan caretaker. “Negara ini telah menderita banyak kerusakan, ekonomi terkena dampak, banyak orang telah tewas, saatnya untuk menghentikan kekerasan,” kata Waker dalam siaran di salah satu televisi negara tersebut dikutip, Selasa (6/8/2024).

Seperti diketahui jutaan warga Bangladesh turun ke jalan di seluruh negara. Kerumunan tersebut merayakan mundurnya Hasina dengan mengibarkan bendera.

Beberapa demonstran bahkan menari di atas tank militer, sebelum ribuan orang menerobos gerbang kediaman Hasina. Warga setempat kemudian juga menyerbu gedung parlemen.

Beberapa orang juga membakar stasiun televisi yang mendukung Hasina, merusak patung ayahnya, Sheikh Mujibur Rahman, pahlawan kemerdekaan. Mereka juga membakar museum yang didedikasikan untuknya.

Waker mengimbau agar protes diakhiri dan berjanji bahwa semua ketidakadilan akan ditangani. Sementara itu, militer mengatakan akan mencabut jam malam, Selasa (6/8/2024) pagi Waktu setempat.

Selain itu pusat bisnis dan sekolah akan dibuka kembali. Pada malam hari Senin, Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin dan Waker juga bertemu dengan para pemimpin oposisi utama.

Tim pers presiden mengatakan bahwa telah diputuskan untuk segera membentuk pemerintah interim. Belum jelas apakah Waker akan memimpin pemerintahan tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....