BUMN Indonesia Raih Dua Kontrak Besar di Filipina

  • 11 Jan 2024 17:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Manila: Presiden Joko Widodo mengatakan, BUMN Indonesia meraih dua kontrak penting bekerja sama dengan Filipina. Adapun dua kontrak kerja sama tersebut yakni PT PP dan PT Adhi Karya dengan nilai sebesar Rp8,5 triliun.

"Pagi tadi saya bertemu dengan Menteri Transportasi Filipina, di mana kita patut bersyukur. Karena BUMN kita PT PP dan PT Adhi Karya berhasil mendapat dua kontrak kerja sama melalui lelang Rp8,5 Triliun," ujar Presiden dalam keterangan di Manila, Kamis (11/1/2024).

Kerja sama ini diraih usai Presiden Jokowi menerima Menteri Transportasi Filipina, Jaime Bautista. Selain itu, Presiden juga menerima Menteri Pertahanan Filipina, Gilberto Eduardo Gerardo C. Teodoro Jr.

Kepada Presiden Jokowi, Menhan Filipina mengatakan bahwa pemerintahannya begitu puas dan percaya terhadap produk Indonesia. Khususnya, produksi industri pertahanan Indonesia seperti kapal udara ringan buatan PT DI dan kapal perang buatan PT PAL.

"Beliau menyampaikan kepercayaannya dan rasa puasnya terhadap produk industri pertahanan Indonesia. Seperti kapal udara ringan buatan PT DI dan kapal perang buatan PT PAL," kata Presiden, mengungkapkan.

Melihat hal tersebut, Presiden meyakini, jika BUMN di Indonesia dikelola dengan baik dan transparan, akan mampu bersaing. Produk-produk hasil BUMN Indonesia akan mampu bersaing di kancah internasional.

"Saya yakin BUMN-BUMN Indonesia baik di sektor karya-karya maupun pertahanan jika dikelola dengan baik, jika dikelola dengan manajemen transparan. Maka akan mampu bersaing di kancah internasional, di kancah global," ucapnya.

Presiden lantas berharap, kemajuan tersebut dapat terus dikembangkan. Sehingga Indonesia tidak hanya dapat bekerja sama dan menguasai pasar sektor tertentu di Filipina, tapi juga negara-negara lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....