Dua Anak Harimau Sumatra Lahir di Fort Worth Zoo, Jadi yang Pertama dalam Sejarah
- 06 Okt 2026 20:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Dua anak harimau Sumatra, Barani dan Malu, lahir di Fort Worth Zoo pada 1 Juli 2026.
- Kelahiran tersebut menjadi yang pertama bagi harimau Sumatra sekaligus anak harimau dalam hampir dua dekade di kebun binatang itu.
- Barani dan Malu lahir dari induk Ndari dan Rakan serta menjadi bagian dari program konservasi harimau Sumatra.
RRI.CO.ID, Jakarta - Dua anak harimau Sumatra lahir di Fort Worth Zoo, Texas, Amerika Serikat, pada 1 Juli 2026. Kelahiran Barani dan Malu menjadi yang pertama bagi Fort Worth Zoo dalam sejarahnya.
Melansir akun resmi Fort Worth Zoo, kedua anak harimau tersebut merupakan anak pertama dari induk betina Ndari dan jantan Rakan. Selama sekitar 12 minggu, keduanya tumbuh dan berinteraksi dengan induknya di area belakang untuk memantau perkembangan mereka.
Kelahiran Barani dan Malu juga menjadi yang pertama di habitat harimau Predators of Asia & Africa yang telah direnovasi. Habitat tersebut dibuka pada 2023 dan menjadi bagian dari upaya Fort Worth Zoo memperkuat fokus konservasi harimau Sumatra.
"Mari sambut kehadiran sepasang anak harimau Sumatra, spesies yang berstatus sangat terancam punah, yang paling mungil: Barani dan Malu! Kelahiran ini menandai berbagai pencapaian perdana bagi Kebun Binatang ini," tulis akun media sosial resmi Fort Worth Zoo.
Kedua anak harimau itu juga menjadi anak harimau pertama dari spesies apa pun yang lahir di Fort Worth Zoo dalam hampir dua dekade. Pengelola kebun binatang kini memantau perkembangan mereka sebelum diperkenalkan kepada pengunjung.
Harimau Sumatra merupakan salah satu satwa yang terancam punah dengan populasi kurang dari 650 ekor di alam liar. Hilangnya habitat dan deforestasi menjadi salah satu ancaman utama bagi keberlangsungan subspesies tersebut.
Fort Worth Zoo mengikuti program pembiakan harimau Sumatra secara kooperatif bersama sejumlah kebun binatang di Amerika Utara. Program tersebut bertujuan menjaga populasi harimau Sumatra yang sehat sekaligus memiliki keragaman genetik.
Selama berada di belakang layar, Barani dan Malu telah menunjukkan perkembangan seperti belajar melompat, bermain, berlari, dan memanjat. Para pengasuh juga mulai mengenali karakter masing-masing anak harimau tersebut.
Barani dikenal sebagai anak yang lebih aktif dan berani bermain dengan saudarinya. Namanya terinspirasi dari bahasa Indonesia dan memiliki arti "berani", sesuai dengan karakter yang ditunjukkannya.
Sementara itu, Malu memiliki karakter yang lebih pemalu dan cenderung mandiri. Namanya juga terinspirasi dari bahasa Indonesia dan merujuk pada sifat pemalu atau pendiam.
Keduanya dapat dibedakan dari beberapa ciri fisik dan perilaku. Barani merupakan anak yang lebih kecil dan sering berada di dekat induknya, sedangkan Malu memiliki tiga titik hitam di atas bibir kiri, dibandingkan dua titik pada Barani.
Pengelola Fort Worth Zoo masih menunggu hingga kedua anak harimau tersebut cukup besar dan kuat untuk menjelajahi habitat yang dapat diakses pengunjung. Kebun binatang tersebut berharap Barani dan Malu dapat segera diperkenalkan kepada publik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....