Mengenal 'Lachryphagy', Kebiasaan Ngengat yang Meminum Air Mata Hewan
- 04 Okt 2026 14:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hari Hewan Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Oktober sebagai momen global untuk meningkatkan kepedulian terhadap kehidupan dan kesejahteraan hewan.
- Setiap hewan memiliki kebiasaan makan yang berbeda dan unik untuk bertahan hidup sesuai dengan lingkungan dan ekosistem mereka.
- Beberapa jenis ngengat diketahui memiliki perilaku makan yang tidak biasa, yaitu meminum air mata dari hewan lain.
RRI.CO.ID, Jakarta - Setiap tanggal 4 Oktober, dunia memperingati Hari Hewan Sedunia atau World Animal Day. Peringatan ini menjadi momen untuk meningkatkan kepedulian terhadap kehidupan dan kesejahteraan hewan.
Setiap hewan memiliki kebiasaan makan yang berbeda untuk bertahan hidup. Salah satunya adalah beberapa jenis ngengat yang diketahui meminum air mata hewan.
Perilaku tersebut disebut lachryphagy, yaitu kebiasaan meminum cairan dari mata hewan. Dalam Journal of Vector Ecology (2013), David Plotkin dan Jerome Goddard menemukan perilaku ini pada ngengat dan kupu-kupu.
Ngengat dapat mendekati mata hewan untuk mengambil cairan menggunakan belalainya. Perilaku tersebut telah ditemukan pada berbagai wilayah dan jenis hewan.
Lalu, mengapa ngengat tertarik pada air mata? Menurut Hilgartner dalam penelitian Malagasy Birds as Hosts for Eye-Frequenting Moths, air mata ternyata menyediakan garam dan protein yang dibutuhkan ngengat.
Air mata mengandung zat yang dapat menjadi sumber nutrisi bagi ngengat. Cairan tersebut kemungkinan membantu memenuhi kebutuhan mineral tertentu.
Perilaku ini juga tidak hanya terjadi pada satu jenis hewan. Studi Plotkin dan Goddard mencatat ngengat mengambil air mata dari mamalia, burung, dan beberapa jenis reptil.
Salah satu contohnya ditemukan di Madagaskar dan diteliti pada tahun 2007. Penelitian Hilgartner mengamati Hemiceratoides hieroglyphica mendekati mata burung tidur.
Ngengat tersebut memiliki belalai dengan kait, duri, dan struktur tajam lainnya. Hilgartner dan rekan-rekannya menjelaskan struktur tersebut membantu ngengat menempel saat mengambil air mata.
Perilaku serupa juga ditemukan pada beberapa jenis mamalia. Ngengat cenderung mendekati mata sapi, kuda, rusa, gajah, dan mamalia lainnya.
Temuan lebih baru dipublikasikan di jurnal Ecosphere. Clarfeld dan rekan-rekannya mendokumentasikan ngengat yang mendekati mata seekor rusa besar atau moose di Vermont.
Pengamatan tersebut dilakukan menggunakan kamera pemantau di Amerika Serikat. Peneliti menemukan ngengat berada di sekitar mata moose dalam sejumlah foto.
Meski terdengar aneh, bukan berarti semua ngengat meminum air mata hewan. Perilaku tersebut hanya ditemukan pada sebagian jenis Lepidoptera.
Sebagian ngengat tetap mendapatkan makanan dari sumber lain, seperti nektar bunga. Air mata kemungkinan digunakan sebagai sumber tambahan mineral atau nutrisi tertentu.
Keunikan ini menunjukkan bahwa hewan memiliki berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pada Hari Hewan Sedunia, mengenal perilaku hewan dapat menambah pengetahuan tentang kehidupan mereka. (Rahmania Ulfah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....