Sekjen PBB Serukan Negara Tanduk Afrika Hindari Eskalasi
- 03 Okt 2026 16:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sekjen PBB Antonio Guterres menyerukan negara-negara Tanduk Afrika menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk ketegangan di kawasan.
- PBB mendorong dialog dan kerja sama regional sebagai langkah untuk menyelesaikan perbedaan serta menjaga perdamaian dan stabilitas.
- Konflik di wilayah Tigray, Ethiopia, menjadi perhatian PBB karena perkembangannya memiliki dampak yang lebih luas terhadap kawasan Tanduk Afrika.
RRI.CO.ID, New York — Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan negara-negara di Tanduk Afrika untuk menghindari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan. Seruan tersebut disampaikan Guterres pada Jumat, 2 Oktober 2026 di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.
Juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, mengatakan PBB prihatin terhadap meningkatnya ketegangan di antara negara-negara Tanduk Afrika. Kondisi tersebut terjadi ketika persatuan, dialog, dan kerja sama sangat dibutuhkan untuk mendukung perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Guterres menyerukan seluruh negara untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat semakin memperburuk ketegangan. Ia juga meminta negara-negara berkomitmen menyelesaikan perbedaan melalui dialog, dilansir dari Xinhua.
Menurut PBB, dialog menjadi salah satu cara penting untuk mencegah peningkatan ketegangan dan menjaga stabilitas kawasan. Guterres juga mendorong negara-negara memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan regional.
Seruan tersebut disampaikan di tengah perkembangan konflik di wilayah Tigray, bagian paling utara Ethiopia. Konflik tersebut dinilai memiliki dampak yang lebih luas terhadap kawasan Tanduk Afrika.
Perkembangan di Tigray menjadi perhatian PBB karena kawasan tersebut sedang menghadapi peningkatan ketegangan. Situasi tersebut juga menunjukkan pentingnya langkah negara-negara untuk menjaga perdamaian dan menghindari tindakan yang dapat memicu ketegangan baru.
Guterres meminta negara-negara di kawasan mengutamakan langkah yang dapat menjaga perdamaian. Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian masalah secara damai melalui dialog.
PBB menilai persatuan dan kerja sama antarpemerintah diperlukan untuk menjaga stabilitas regional. Karena itu, seluruh negara di Tanduk Afrika didorong menunjukkan sikap menahan diri dalam menghadapi perbedaan.
Guterres berharap negara-negara dapat menyelesaikan perbedaan tanpa memperburuk situasi keamanan. PBB juga mendorong komitmen bersama untuk mempertahankan perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Guterres menyerukan seluruh negara kawasan untuk menghindari eskalasi serta menyelesaikan perbedaan melalui dialog. PBB berharap langkah tersebut dapat membantu menjaga perdamaian dan stabilitas di Tanduk Afrika.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....