Kartu 100 CTFP Jadi Penyemangat Atlet Paralimpik Menuju Nagoya

  • 02 Okt 2026 11:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Program 100 CTFP memberikan dukungan moral kepada atlet difabel menjelang Asian Para Games Aichi-Nagoya
  • Atlet dari Malaysia, India, dan Filipina menunjukkan antusiasme setelah menerima kartu berisi pesan dari tokoh dunia dan selebriti
  • Dukungan datang dari 13 NPC negara Asia, dengan Filipina telah menerima sebanyak 80 kartu untuk para atlet

RRI.CO.ID, Kuala Lumpur - Program Celebrities Talk for Para Athletes (100 CTFP) memberikan dukungan moral kepada atlet difabel menjelang Asian Para Games Aichi-Nagoya. Program yang diinisiasi Natalia Tjahja tersebut menjadi penyemangat melalui pesan dari tokoh dunia dan selebriti.

Natalia mengaku tidak menyangka kartu tersebut dapat memberikan dorongan psikologis bagi para atlet. "Sungguh tidak menyangka kartu 100 CTFP bisa menjadi booster, menjadi motivasi, sekaligus menjadi kartu kebahagiaan bagi para atlet," ujar Natalia dalam keterangannya yang diterima RRI, Jumat, 2 Oktober 2026.

Suasana haru dan bahagia terlihat ketika kartu 100 CTFP diberikan di Kompleks Paralimpik MSN Kampung Pandan, Malaysia. Salah satu penerima, Nur Asyku Zaimi, merupakan peraih gelar Boccia Champion BC3 di Seoul yang baru menikah.

Nur Asyku Zaimi mengaku terkejut dan bahagia setelah menerima kartu berisi pesan langsung dari Presiden IPC Andrew Parsons. Atlet para-renang Malaysia Abd Halim bin Mohammad juga tersentuh setelah memperoleh kartu berisi pesan dari artis Gladys Lazarus.

Bagi Abd Halim, kartu tersebut menjadi suntikan motivasi untuk meraih medali di Nagoya, bukan sekadar selembar kertas. Antusiasme atlet juga terlihat dari keinginan salah seorang atlet bertemu aktor Indonesia Marcelino Lefrandt setelah berhasil membawa pulang medali.

Respons serupa juga datang dari atlet paralimpik di sejumlah negara lainnya setelah menerima kartu 100 CTFP. Atlet para-renang India Suyash Narayan Jadhav bahkan langsung melompat penuh semangat ke kolam renang setelah menerima kartunya.

Di Filipina, dua atlet para-renang Ernie Gawilan dan Muhaimen Ulag turut menunjukkan antusiasme setelah menerima kiriman kartu tersebut. Dukungan terhadap program ini juga datang dari 13 National Paralympic Committee (NPC) berbagai negara Asia.

Majlis Sukan Negara (MSN) Malaysia melalui perwakilan paralimpiknya, Shukri Hasan, menilai program tersebut memiliki daya sentuh kuat bagi atlet difabel. Sekretaris Jenderal NPC Filipina Godofredo “Goody” Custodio melaporkan sebanyak 80 kartu telah diterima atlet Filipina.

Sekretaris Jenderal NPC Maldives Ahmed Mohamed menyambut positif program tersebut dan merencanakan pertemuan khusus bersama Menteri Pemuda dan Olahraga setempat. Ia juga mengagendakan pertemuan melalui Zoom bersama para selebriti yang memberikan pesan.

Dukungan turut disampaikan Presiden NPC Sri Lanka Let. Col. Deepal dan Presiden NPC Cambodia H.E. Yi Veasna. H.E. Yi Veasna yang juga Penasihat Kerajaan Kamboja mengundang Natalia Tjahja menggelar kegiatan bersama di Kamboja.

Presiden NPC Thailand Naiyanobh Bhirombhakdi tetap memastikan komitmen agar atlet paralimpik Thailand menerima kartu 100 CTFP. Dukungan tersebut tetap diberikan di tengah bencana banjir besar yang melanda Thailand.

Jaringan dukungan tersebut turut melibatkan NPC Nepal di bawah kepemimpinan Mr. Om Nath, serta NPC Singapura dan Brunei Darussalam. Partisipasi juga datang dari NPC Chinese Taipei dan NPC Timor-Leste dalam program 100 CTFP.

Program 100 CTFP melalui kartu berisi pesan dukungan menjadi bagian dari upaya memberikan semangat kepada atlet paralimpik. Dukungan tersebut diberikan menjelang perjuangan para atlet dalam Asian Para Games Aichi-Nagoya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....