PBB: Kondisi Tempat Tinggal Warga Gaza Kritis saat Musim Hujan

  • 19 Sep 2026 14:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 1,2 juta warga Gaza menghadapi kondisi tempat tinggal kritis hingga bencana saat musim hujan tiba, menurut OCHA.
  • Dua bangunan rusak akibat perang runtuh dalam sepekan, dengan sedikitnya 21 orang tewas dalam insiden pertama dan sejumlah luka ringan dalam insiden kedua.
  • PBB menyalurkan bantuan tempat tinggal kepada ribuan keluarga dan mendesak Israel mengizinkan masuknya peralatan serta material untuk memperbaiki bangunan dan menyediakan tempat tinggal yang lebih aman.

RRI.CO.ID, Gaza — Kondisi tempat tinggal sebagian besar warga Gaza berada pada tingkat kritis hingga bencana saat musim hujan tiba. Badan kemanusiaan PBB menyampaikan kondisi tersebut pada Jumat, 18 September 2026, dilansir dari Xinhua.

Para mitra kemanusiaan memperingatkan bahwa keluarga di Gaza masih hidup di tengah kehancuran dan kebutuhan kemanusiaan yang sangat besar. Akses serta masuknya pasokan penting ke wilayah tersebut juga masih menghadapi pembatasan.

Sekitar 1,2 juta orang atau 58 persen populasi Gaza menghadapi kondisi tempat tinggal yang berkisar dari kritis hingga bencana. Hal tersebut disampaikan oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan atau OCHA.

Pada Jumat, sebagian bangunan tempat tinggal yang rusak akibat perang runtuh di Kota Gaza. Insiden tersebut menjadi keruntuhan bangunan kedua yang terjadi dalam pekan yang sama.

Tim darurat berhasil menyelamatkan anak-anak yang berada di bawah reruntuhan. OCHA melaporkan hanya terdapat sejumlah luka ringan dalam insiden tersebut.

Sementara itu, keruntuhan bangunan pertama terjadi pada Rabu, 16 September 2026 dan menewaskan sedikitnya 21 orang. OCHA mengatakan bersama mitra kemanusiaannya telah memberikan bantuan cepat kepada 200 keluarga pada pekan lalu.

Bantuan tempat tinggal rutin juga diberikan kepada hampir 6.600 keluarga. Bantuan tersebut mencakup ratusan tenda baru, terpal, perlengkapan dapur, lampu tenaga surya, alas tidur, dan selimut.

Bantuan diberikan untuk membantu keluarga menghadapi kondisi tempat tinggal yang semakin sulit. PBB kembali mendesak otoritas Israel menyetujui masuknya peralatan dan material yang diperlukan ke Gaza.

Selain itu, material tempat tinggal yang tahan lama juga diperlukan masyarakat. PBB menilai barang-barang tersebut penting untuk membantu warga memperoleh tempat tinggal yang lebih aman selama musim hujan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....