Sekjen PBB: Tepi Barat Hadapi Tekanan untuk Aneksasi
- 18 Sep 2026 12:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Guterres menyebut Tepi Barat menghadapi “tekanan untuk aneksasi” di tengah berlanjutnya serangan dan praktik Israel di wilayah tersebut.
- Penderitaan warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat tidak boleh dilupakan, dan menurut Guterres situasi tersebut masih membutuhkan perhatian masyarakat internasional.
- Guterres menyerukan penghentian proses aneksasi Tepi Barat, dengan mengatakan, “Aneksasi Tepi Barat harus dihentikan selangkah demi selangkah.”
RRI.CO.ID, New Yokr — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengatakan Tepi Barat yang diduduki menghadapi “tekanan untuk aneksasi”. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah berlanjutnya serangan dan praktik Israel di wilayah tersebut.
Guterres menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi pers pada Rabu, 16 September 2026 malam, setelah dimulainya sidang ke-81 Majelis Umum PBB. Ia menyoroti kondisi warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, dilansir dari media berita WAFA.
Menurut Guterres, penderitaan warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat tidak boleh dilupakan. Ia menilai situasi di kedua wilayah tersebut masih membutuhkan perhatian masyarakat internasional.
Guterres juga mengatakan Israel tidak menyetujui pelaksanaan rencana perdamaian di Gaza. Sementara itu, Tepi Barat yang diduduki menghadapi proses yang disebutnya sebagai “tekanan untuk aneksasi”.
Ia mengaitkan tekanan tersebut dengan aktivitas para pemukim yang mengambil alih tanah milik warga Palestina. Menurut Guterres, kondisi tersebut semakin meningkatkan tekanan terhadap masyarakat Palestina di Tepi Barat.
Guterres kemudian menyerukan agar proses aneksasi Tepi Barat dihentikan. “Aneksasi Tepi Barat harus dihentikan selangkah demi selangkah,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan saat sidang ke-81 Majelis Umum PBB dimulai. Situasi Palestina menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian dalam forum internasional tersebut.
Guterres menegaskan pentingnya agar penderitaan warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat tidak dilupakan. Ia juga menyerukan penghentian proses yang disebutnya sebagai tekanan untuk aneksasi di Tepi Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....