IMF: Ketidakpastian Ekonomi Global Masih Tinggi

  • 11 Sep 2026 15:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • IMF mengumumkan perekonomian global tetap tangguh setelah enam bulan perang antara Amerika Serikat dan Iran.
  • Tingkat ketidakpastian terhadap perekonomian global masih berada pada tingkat tinggi meskipun ekonomi menunjukkan ketahanan.
  • Juru Bicara IMF Julie Kozack menyatakan dampak guncangan energi lebih baik dari yang sebelumnya dikhawatirkan oleh analis ekonomi.

RRI.CO.ID, Washington — Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan perekonomian global tetap tangguh setelah enam bulan perang Amerika Serikat dan Iran. Namun, ketidakpastian terhadap perekonomian global masih berada pada tingkat tinggi, dilansir dari Xinhua, Jumat, 11 September 2026.

Juru Bicara IMF Julie Kozack mengatakan perekonomian global sejauh ini mampu menghadapi berbagai guncangan, khususnya guncangan energi. Menurutnya, dampak guncangan tersebut sejauh ini lebih baik dari yang sebelumnya dikhawatirkan.

“Sejauh ini, meskipun perang di Timur Tengah telah berlangsung selama enam bulan, perekonomian global tetap tangguh. Perekonomian global mampu menghadapi berbagai guncangan, khususnya guncangan energi, dengan lebih baik dari yang dikhawatirkan,” kata Kozack dalam konferensi pers pada Kamis, 10 September 2026.

Namun, Kozack menegaskan ketidakpastian ekonomi global masih tinggi, yang menurutnya telah menjadi perhatian IMF selama beberapa waktu. Kozack mengatakan perekonomian global saat ini ditarik oleh dua kekuatan yang berlawanan.

Kekuatan pertama adalah guncangan pasokan negatif akibat kenaikan harga energi dan komoditas. Kenaikan harga energi dan komoditas dapat meningkatkan biaya produksi serta memberikan tekanan terhadap inflasi.

Sementara itu, kekuatan kedua berupa guncangan permintaan positif didorong oleh perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau AI. Menurut Kozack, terdapat perbedaan signifikan dalam dampak kedua kekuatan tersebut terhadap masing-masing perekonomian.

Dampaknya dapat berbeda tergantung kondisi dan struktur ekonomi setiap negara. IMF juga masih melihat sejumlah risiko tinggi terhadap prospek ekonomi global.

Risiko tersebut mencakup guncangan energi dalam waktu lama, meningkatnya utang publik, serta proses penurunan inflasi atau disinflasi yang mengalami stagnasi. Kondisi tersebut dinilai dapat memperumit upaya menjaga stabilitas ekonomi global.

IMF tetap memantau berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi ketahanan ekonomi dunia. Perang antara Amerika Serikat dan Iran juga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan karena berpotensi memengaruhi pasar energi global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....