Pakistan Sebut Ada Kemajuan Dialog Damai AS-Iran
- 25 Agt 2026 16:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pakistan melaporkan telah terjadi kemajuan signifikan dalam upaya menghidupkan kembali pembicaraan langsung antara Amerika Serikat dan Iran.
- Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir, melakukan kunjungan satu hari ke Teheran untuk membahas konflik AS-Iran.
- Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Islamabad mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.
RRI.CO.ID, Islamabad — Pakistan menyatakan telah terjadi “kemajuan signifikan” dalam upaya menghidupkan kembali pembicaraan langsung antara Amerika Serikat dan Iran. Pernyataan itu disampaikan setelah Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir, melakukan kunjungan ke Teheran.
Melansir dari Anadolu, Selasa, 25 Agustus 2026, Munir berada di Teheran selama satu hari untuk membahas konflik AS-Iran. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Islamabad mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.
Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi turut mendampingi Munir dalam kunjungan tersebut. Naqvi mengatakan pertemuan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian berlangsung sangat positif dan produktif.
Menurut Naqvi, pertemuan tersebut menghasilkan kemajuan signifikan, namun ia tidak menjelaskan secara rinci bentuk kemajuan yang telah dicapai. Naqvi berharap momentum tersebut dapat membuka jalan bagi kemajuan lebih lanjut dan menghasilkan perdamaian yang langgeng di kawasan.
Pembahasan Pakistan dan Iran berfokus pada konflik antara AS dan Iran serta meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Kedua pihak juga membicarakan langkah yang diperlukan untuk mengakhiri konflik tersebut.
Salah satu pembahasan utama adalah upaya memulihkan kembali Nota Kesepahaman atau MoU Islamabad. MoU tersebut diharapkan dapat menjadi dasar menuju penyelesaian konflik secara menyeluruh.
Naqvi mengatakan Pezeshkian secara terbuka menyampaikan pandangan dan kekhawatiran pemerintah Iran. Kedua pihak kemudian melakukan pertukaran pandangan mengenai berbagai persoalan yang dihadapi.
Dalam kunjungannya, Munir juga bertemu dengan sejumlah pejabat senior Iran, termasuk Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala perunding Bagher Ghalibaf. Militer Pakistan mengatakan pembahasan mencakup langkah untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
Pembukaan kembali Selat Hormuz juga menjadi salah satu agenda utama pembicaraan. Mereka juga bertukar pandangan mengenai upaya menjaga perdamaian di kawasan dan cara mencapai penyelesaian melalui negosiasi.
Pakistan sebelumnya berupaya memainkan peran sebagai fasilitator dalam meredakan ketegangan antara Washington dan Teheran. Islamabad berharap diplomasi tersebut dapat membantu membuka kembali perundingan dan mencapai penyelesaian damai atas konflik AS-Iran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....