Australia-Thailand Sepakat Perangi Kejahatan Transnasional

  • 20 Agt 2026 16:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Australia dan Thailand menyepakati pendalaman kerja sama untuk memberantas jaringan kriminal lintas negara berdasarkan pertemuan antara Perdana Menteri Anthony Albanese dan Anutin Charnvirakul di Canberra.
  • Komitmen bilateral ini ditandai dengan pertemuan resmi pada 19 Agustus 2026 yang membahas strategi penanganan kejahatan transnasional.
  • Kerja sama mencakup penanganan jaringan kriminal lintas negara, menunjukkan peningkatan upaya keamanan regional di Asia-Pasifik.

RRI.CO.ID, Canberra — Australia dan Thailand sepakat memperkuat kerja sama untuk memberantas kejahatan transnasional. Komitmen tersebut disepakati setelah pertemuan antara perdana menteri kedua negara di Canberra pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese bertemu dengan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul yang sedang melakukan kunjungan resmi ke Australia. Kedua pemimpin menyepakati pendalaman kerja sama dalam menangani jaringan kriminal lintas negara, dilansir dari Xinhua.

Salah satu fokus utama kerja sama tersebut adalah memberantas pusat-pusat penipuan daring. Australia dan Thailand menyatakan keprihatinan serius terhadap semakin canggih dan meluasnya operasi penipuan daring.

Kerja sama akan melibatkan lembaga penegak hukum, bea cukai, imigrasi, dan intelijen keuangan dari kedua negara. Koordinasi tersebut bertujuan mengganggu aktivitas jaringan kriminal, memutus aliran dana, serta menghentikan rantai pasokan yang mendukung kegiatan ilegal.

Fokus kerja sama juga mencakup penanggulangan penipuan berbasis siber. Selain itu, kedua negara akan bekerja sama menangani perdagangan berbagai komoditas ilegal, termasuk narkotika dan tembakau ilegal.

Australia dan Thailand menilai koordinasi lintas lembaga sangat penting untuk menghadapi jaringan kriminal yang semakin terorganisasi. Upaya tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak kelompok kriminal yang beroperasi lintas negara.

Selain isu keamanan, kedua pemimpin juga sepakat memperkuat hubungan ekonomi Australia dan Thailand. Keduanya mengeluarkan pernyataan bersama mengenai pendalaman hubungan ekonomi serta berkomitmen mengejar berbagai peluang kerja sama.

Sektor pertanian dan pangan menjadi salah satu bidang yang akan dikembangkan. Kedua negara juga melihat peluang kerja sama dalam energi bersih, layanan kesehatan, dan sumber daya alam.

Kerja sama ekonomi tersebut ditujukan untuk meningkatkan perdagangan bilateral sekaligus memperluas investasi antara Australia dan Thailand. Hubungan ekonomi kedua negara dinilai memiliki potensi yang semakin besar di berbagai sektor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....