Topan Dolphin Mendekat, Jepang Perintahkan Evakuasi
- 08 Agt 2026 13:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jepang mengeluarkan perintah evakuasi untuk ratusan ribu warga di wilayah barat daya menghadapi pendekatan Topan Dolphin.
- Topan Dolphin diklasifikasikan sebagai topan kategori 1 dengan kecepatan angin maksimum berkelanjutan mencapai 144 kilometer per jam menurut Badan Meteorologi Jepang.
- Lebih dari 500 penerbangan dibatalkan pada Jumat, 7 Agustus 2026 sebagai akibat dari ancaman cuaca ekstrem yang dibawa topan tersebut.
RRI.CO.ID, Tokyo — Jepang memerintahkan ratusan ribu warga di wilayah barat daya untuk mengungsi akibat pendekatan Topan Dolphin. Sementara itu, lebih dari 500 penerbangan dibatalkan pada Jumat, 7 Agustus 2026
Melansir dari Reuters dan The Japan Times, topan tersebut membawa ancaman angin kencang, hujan lebat, dan gelombang tinggi. Badan Meteorologi Jepang menyebut Dolphin sebagai topan kategori 1 dengan kecepatan angin maksimum berkelanjutan mencapai 144 kilometer per jam.
Hembusan anginnya bahkan mencapai 198 kilometer per jam saat badai mendekati gugusan pulau di antara wilayah Kyushu dan Prefektur Okinawa. Badai tersebut juga menyelimuti sebagian besar wilayah selatan Pulau Kyushu dengan angin kencang, termasuk Prefektur Kumamoto.
Wilayah tersebut masih berupaya pulih dari gempa berkekuatan 7,1 magnitudo pekan lalu dan menyebabkan banyak rumah rusak atau runtuh. Sekitar 6.700 warga Kumamoto masih berada di pusat-pusat evakuasi.
Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap keselamatan warga karena wilayah itu kini kembali menghadapi ancaman cuaca ekstrem. Pihak berwenang mengeluarkan perintah evakuasi bagi hampir 260.000 warga di Prefektur Kagoshima dan Okinawa.
Pemerintah meminta masyarakat segera menuju lokasi yang lebih aman sebelum kondisi cuaca memburuk. Badan Meteorologi Jepang memperingatkan kemungkinan terbentuknya pita hujan linier, yakni jalur sempit yang membawa hujan intens dan badai petir.
Fenomena tersebut berpotensi memicu banjir dan meningkatkan risiko bencana terkait cuaca lainnya. Pemerintah terus memantau perkembangan badai dan meminta warga mengikuti instruksi keselamatan.
Selain ancaman topan, Badan Meteorologi Jepang juga memperingatkan risiko sengatan panas. Suhu di sejumlah wilayah diperkirakan mencapai 36 derajat Celsius di tengah kondisi cuaca yang semakin tidak menentu.
Pemerintah Jepang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perkembangan Topan Dolphin. Warga di wilayah yang berpotensi mengalami angin ekstrem, hujan lebat, gelombang tinggi, dan banjir diminta meningkatkan kewaspadaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....