Filipina Dilanda Badai Maymay, Topan Dolphin Dekati Tiongkok dan Taiwan

  • 06 Agt 2026 15:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badai Tropis Maymay menewaskan minimal dua orang dan melukai satu orang setelah tanah longsor menghantam sebuah rumah makan di La Trinidad, Provinsi Benguet, Filipina.
  • Hujan deras dan angin kencang akibat badai tropis menyebabkan longsor dan kerusakan infrastruktur di kawasan utara Filipina pada 6 Agustus 2026.
  • Di Kota Vigan, angin kencang dari Badai Maymay menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menghalangi ruas jalan, mengganggu aktivitas masyarakat.

RRI.CO.ID, La Trinidad — Badai Tropis Maymay menyebabkan sedikitnya dua orang tewas dan satu orang terluka. Korban terdampak setelah tanah longsor menghantam sebuah rumah makan di wilayah utara Filipina, dilansir dari Anadolu, Kamis, 6 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut terjadi di La Trinidad, Provinsi Benguet, saat hujan deras dan angin kencang melanda kawasan tersebut. Di Kota Vigan, angin kencang akibat Badai Maymay menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menghalangi jalan.

Polisi serta petugas darurat kemudian membersihkan puing-puing untuk memulihkan akses transportasi warga. Otoritas Penerbangan Sipil Filipina melaporkan bahwa sekitar 1.660 penumpang terdampak akibat gangguan penerbangan yang disebabkan oleh badai tersebut.

Sekitar 10 penerbangan domestik dibatalkan atau mengalami penundaan akibat kombinasi dampak Badai Maymay dan angin muson barat daya. Sementara itu, Topan Dolphin bergerak mendekati wilayah Tiongkok dan Taiwan setelah melintasi Samudra Pasifik barat laut.

Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok kembali mengeluarkan peringatan topan tingkat biru ketika badai tersebut bergerak menuju pesisir timur negara itu. Pada Kamis, Topan Dolphin berada sekitar 1.360 kilometer sebelah timur Wenzhou dengan kecepatan angin maksimum berkelanjutan.

Badai tersebut diperkirakan memasuki Laut China Timur pada Jumat, 7 Agustus 2026 sebelum mendekati wilayah pesisir timur Tiongkok. Otoritas Tiongkok memperingatkan potensi angin kencang di Laut China Timur, Laut Kuning, perairan timur Taiwan, serta sebagian wilayah Laut China Selatan.

Masyarakat di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan persiapan menghadapi kemungkinan dampak badai. Badan Meteorologi Pusat Taiwan juga memperingatkan bahwa Topan Dolphin dapat memicu peringatan laut mulai Jumat.

Badai tersebut diperkirakan mencapai jarak terdekat dengan Taiwan antara Sabtu, 8 Agustus hingga Senin, 10 Agustus 2026. Badai tersebut diperkirakan akan membawa hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Wilayah utara dan tengah Taiwan menjadi area yang paling berpotensi terdampak oleh Topan Dolphin. Pemerintah Filipina, Tiongkok, dan Taiwan terus memantau perkembangan cuaca ekstrem tersebut serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....