Kamboja Peringatkan Bahaya Laut akibat Tiga Siklon

  • 07 Agt 2026 14:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Sumber Daya Air dan Meteorologi Kamboja mengeluarkan peringatan cuaca resmi pada 6 Agustus 2026 karena dampak tidak langsung dari tiga siklon aktif bernama Chan-hom, Kujira, dan Dolphin.
  • Masyarakat yang melakukan perjalanan laut diminta meningkatkan kewaspadaan pada periode 6 hingga 15 Agustus 2026.
  • Meskipun terkena dampak tidak langsung, Kamboja tidak berada tepat di jalur ketiga badai tersebut menurut pernyataan resmi kementerian.

RRI.CO.ID, Phnom Penh — Kementerian Sumber Daya Air dan Meteorologi Kamboja mengeluarkan peringatan cuaca pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kementerian tersebut juga meminta masyarakat yang melakukan perjalanan laut meningkatkan kewaspadaan pada 6 hingga 15 Agustus.

Peringatan tersebut dikeluarkan karena Kamboja terkena dampak tidak langsung dari tiga siklon aktif, yakni Chan-hom, Kujira, dan Dolphin. Kementerian menyatakan Kamboja tidak berada tepat di jalur ketiga badai tersebut, dilansir dari Xinhua.

Sistem gabungan ketiga siklon tersebut diperkirakan memicu peningkatan curah hujan di berbagai wilayah Kamboja. Kondisi itu juga dapat menyebabkan angin kencang di provinsi dataran rendah dan dataran tinggi di seluruh negeri.

Wilayah pesisir diperkirakan menjadi daerah yang paling terdampak perubahan cuaca tersebut. Provinsi Koh Kong, Preah Sihanouk, Kampot, dan Kep, serta kawasan Pegunungan Bokor, berpotensi mengalami badai petir.

Wilayah-wilayah tersebut juga berpotensi mengalami angin kencang, dan hujan yang mencakup hingga 70 persen wilayah. Kondisi laut juga diperkirakan memburuk selama periode tersebut.

Tinggi gelombang laut rata-rata diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,75 meter. Kementerian meminta masyarakat tetap sangat berhati-hati untuk mencegah kecelakaan akibat kondisi cuaca buruk.

Warga juga diminta mewaspadai hujan deras yang turun secara tiba-tiba, petir, dan angin kencang. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada masyarakat yang bepergian melalui jalur darat maupun laut.

Pemerintah Kamboja mengatakan akan terus memantau perkembangan pola cuaca secara ketat. Informasi terbaru akan disampaikan kepada masyarakat apabila terjadi perubahan kondisi cuaca yang signifikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....