Topan Super Bavi Diperkirakan Dekati Jepang Akhir Pekan Ini

  • 08 Jul 2026 16:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Meteorologi Jepang memperkirakan Bavi akan melintasi timur Filipina sebelum mendekati Prefektur Okinawa pada 10–11 Juli, lalu bergerak menuju Laut China Timur.
  • Otoritas Jepang memperingatkan potensi hujan sangat lebat, pasang air laut yang tinggi, serta gelombang tinggi di Okinawa dan perairan selatan Pulau Kyushu dalam beberapa hari ke depan.
  • Dengan kecepatan angin maksimum mencapai 270 kilometer per jam dan tekanan udara 920 hektopaskal, JTWC menilai Bavi berada pada kategori topan super yang berpotensi menimbulkan dampak signifikan di wilayah yang dilaluinya.

RRI.CO.ID, Okinawa - Topan bavi diperkirakan akan mendekati wilayah selatan Jepang pada akhir pekan ini. Badan Meteorologi Jepang menyebut bavi sebagai topan besar dan ganas yang bergerak ke arah barat di dekat Kepulauan Mariana.

Topan tersebut diperkirakan melintas di wilayah timur Filipina sebelum mendekati Prefektur Okinawa, Jumat, 10 Juli dan Sabtu, 11 Juli. Setelah itu, bavi diperkirakan bergerak menuju Laut China Timur, dilansir dari Kyodo News.

Badan Meteorologi Jepang memperingatkan Okinawa berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sangat lebat. Wilayah tersebut juga diperkirakan menghadapi risiko pasang air laut yang tinggi, bergantung pada lintasan topan.

Gelombang tinggi juga diperkirakan terjadi di perairan selatan Pulau Kyushu serta kepulauan di sebelah selatannya. Hingga pukul 03.00 waktu setempat, Selasa, 7 Juli 2026, topan bavi berada di dekat Kepulauan Mariana.

Topan tersebut bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan sekitar 30 kilometer per jam. Topan tersebut memiliki kecepatan angin maksimum hingga 270 kilometer per jam dengan tekanan udara 920 hektopaskal di pusatnya.

Bavi merupakan topan kesembilan yang terbentuk pada musim ini. Badan Meteorologi Jepang terus memperbarui prakiraan lintasan topan dan mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem.

Selain itu, Badan Meteorologi Jepang juga mengingatkan masyarakat tentang kondisi laut yang berbahaya dalam beberapa hari ke depan. Pusat Peringatan Topan Gabungan Amerika Serikat (JTWC) mengklasifikasikan Bavi sebagai topan super.

Status tersebut menunjukkan kekuatan badai berada pada kategori yang sangat ekstrem. Kondisi itu membuat Bavi berpotensi menimbulkan dampak signifikan di wilayah yang dilaluinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....