OKI Kecam Serangan Israel terhadap Kamp di Yerusalem
- 07 Agt 2026 14:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sekretariat Jenderal OKI mengeluarkan pernyataan kecaman terhadap serangan Israel ke Kamp Pengungsi Qalandiya di utara Yerusalem Timur pada 6 Agustus 2026.
- OKI mengkhawatirkan kemungkinan meluasnya agresi Israel ke kamp-kamp pengungsi lainnya di wilayah Tepi Barat.
- OKI menilai penggerebekan terhadap Kamp Qalandiya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional.
RRI.CO.ID, Jeddah — Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam serangan Israel terhadap Kamp Pengungsi Qalandiya di utara Yerusalem Timur. Kecaman tersebut disampaikan dalam pernyataan pada Kamis, 6 Agustus 2026, dilansir dari kantor berita WAFA.
OKI menyampaikan kekhawatiran mengenai kemungkinan meluasnya agresi Israel ke kamp-kamp pengungsi lainnya di Tepi Barat. OKI menilai penggerebekan terhadap Kamp Qalandiya merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional.
Organisasi tersebut juga menyebut tindakan itu bertentangan dengan sejumlah resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). OKI memperingatkan eskalasi tersebut merupakan bagian dari rencana sistematis Israel untuk membongkar dan menghancurkan kamp-kamp pengungsi Palestina di Tepi Barat.
Organisasi itu juga menyoroti serangan dan tekanan terhadap Jalur Gaza. Mereka turut menyoroti keberadaan, lembaga, fasilitas, dan pegawai Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina atau UNRWA.
Menurut OKI, berbagai tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menghapus persoalan pengungsi Palestina. Langkah tersebut dinilai dapat melemahkan landasan hukum, politik, dan kemanusiaan yang berkaitan dengan persoalan pengungsi.
OKI memperingatkan bahwa perkembangan tersebut dapat semakin memperburuk kondisi pengungsi Palestina. Oleh karena itu, organisasi tersebut kembali menyerukan masyarakat internasional untuk segera mengambil tindakan guna menghentikan eskalasi.
OKI meminta masyarakat internasional memberikan tekanan kepada Israel agar menghentikan serangan dan pengepungan terhadap Kamp Qalandiya. Seruan tersebut juga mencakup seluruh kamp pengungsi Palestina di Tepi Barat.
Organisasi tersebut juga menyerukan dukungan terhadap UNRWA dan perlindungan terhadap hak-hak para pengungsi Palestina. OKI menegaskan bahwa hak pengungsi untuk kembali ke wilayah asal mereka harus tetap dihormati sesuai dengan resolusi-resolusi PBB yang relevan.
Resolusi PBB Nomor 194 secara khusus disebut sebagai salah satu dasar penting dalam menjamin hak kembali para pengungsi Palestina. OKI menilai langkah konkret masyarakat internasional diperlukan untuk mencegah perluasan konflik, melindungi warga sipil, dan menjaga hak-hak pengungsi Palestina.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....