Komite Administrasi Gaza Nyatakan Siap Kelola Wilayah Pascagencatan Senjata

  • 01 Agt 2026 16:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • NCAG siap mengambil alih pemerintahan Gaza setelah adanya kemajuan menuju fase kedua gencatan senjata, dengan fokus memulihkan layanan publik, menyalurkan bantuan kemanusiaan, serta memimpin pemulihan dan rekonstruksi.
  • Komite menargetkan tata kelola baru yang berlandaskan prinsip satu otoritas, satu hukum, dan satu aparat keamanan melalui pemerintahan yang mengedepankan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.
  • Rekonstruksi Gaza membutuhkan dukungan internasional berupa komitmen jangka panjang, pendanaan yang besar, dan kerja sama berbagai pihak untuk mewujudkan Gaza yang aman, stabil, dan sejahtera.

RRI.CO.ID, Gaza — Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG) menyatakan siap mengambil alih pemerintahan di Jalur Gaza. Pernyataan tersebut disampaikan setelah adanya kemajuan dalam peta jalan menuju fase kedua gencatan senjata.

Komite menyebut perkembangan tersebut sebagai tonggak penting bagi warga Gaza setelah bertahun-tahun dilanda konflik, kehancuran, dan ketidakpastian. NCAG mengatakan telah menyelesaikan persiapan kelembagaan dan operasional selama beberapa bulan terakhir untuk mengelola administrasi Gaza.

Komite menyatakan siap memulihkan layanan publik, memperkuat supremasi hukum, dan memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan. Komite juga akan memimpin proses pemulihan serta rekonstruksi wilayah Gaza, dilansir dari Anadolu, Sabtu, 1 Juli 2026.

NCAG menjelaskan misinya mengacu pada rencana komprehensif Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Gaza dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803. Komite menargetkan terbentuknya tata kelola berdasarkan prinsip satu otoritas, satu hukum, dan satu aparat keamanan.

Tata kelola tersebut akan dijalankan melalui pemerintahan yang mengedepankan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. NCAG juga akan memprioritaskan penguatan keamanan publik serta menciptakan lingkungan yang mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

Komite menilai keberhasilan tahap berikutnya bergantung pada kemitraan nasional Palestina. Selain itu, koordinasi antara lembaga pemerintah, pemerintah daerah, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil dinilai menjadi faktor penting.

NCAG akan bekerja sama dengan Board of Peace, Office of the High Representative, Pasukan Stabilisasi Internasional, serta berbagai mitra regional dan internasional. Menurut komite, rekonstruksi Gaza merupakan tantangan besar.

Upaya tersebut membutuhkan komitmen internasional jangka panjang, dukungan pendanaan yang besar, serta kerja sama erat dari seluruh pihak. Komite menegaskan bahwa tujuannya bukan hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak di Gaza.

Komite juga ingin mewujudkan Gaza yang aman, stabil, dan sejahtera di bawah lembaga-lembaga Palestina yang sah serta berlandaskan supremasi hukum. NCAG juga siap bekerja sama dengan semua pihak guna mempercepat pemulihan dan membangun masa depan yang lebih baik di Gaza.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....