Trump Umumkan Kesepakatan Pelucutan Senjata Hamas di Gaza

  • 31 Jul 2026 15:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan pelucutan senjata Hamas dan kelompok bersenjata lain di Gaza sebagai bagian dari rencana perdamaian 20 poin yang diperkenalkan tahun lalu.
  • Kesepakatan mencakup pembentukan pemerintahan baru Palestina, penarikan bertahap pasukan Israel, serta pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional yang akan bekerja sama dengan kepolisian Palestina untuk menjaga keamanan Gaza.
  • Rencana perdamaian melanjutkan gencatan senjata Israel-Hamas yang sebelumnya menghasilkan pertukaran sandera dan tahanan, di tengah konflik yang telah menewaskan lebih dari 70.000 warga Palestina dan memicu krisis kemanusiaan.

RRI.CO.ID, Washington — Presiden Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan pelucutan senjata Hamas dan kelompok bersenjata lain di Gaza. Kesepakatan tersebut dicapai sebagai bagian dari rencana perdamaian 20 poin yang diperkenalkan tahun lalu.

Melansir dari ABC News, pengumuman tersebut disampaikan melalui media sosial pada Kamis, 30 Juli 2026. Trump menyebut pelucutan senjata akan dilakukan secara menyeluruh.

Menurutnya, Gaza akan diperintah oleh pemerintahan baru Palestina yang bekerja sama dengan Board of Peace untuk membantu rakyat Palestina. Trump mengatakan langkah tersebut akan memastikan Israel memperoleh jaminan keamanan sehingga Gaza tidak lagi digunakan sebagai basis serangan.

Rincian lengkap mengenai kesepakatan tersebut belum dipublikasikan, sementara pemerintah Israel maupun Hamas belum memberikan tanggapan resmi atas pengumuman Trump. Board of Peace mengatakan Hamas telah menyetujui peta jalan pelaksanaan tahap berikutnya dari gencatan senjata di Gaza setelah negosiasi.

Trump menyebut kesepakatan itu sebagai tonggak penting dalam rencana perdamaian dan menegaskan pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap. Setelah proses pelucutan senjata selesai, pasukan Israel akan ditarik dan digantikan Pasukan Stabilisasi Internasional.

Pasukan tersebut bekerja sama dengan kepolisian Palestina yang baru untuk menjaga keamanan Gaza. Trump juga menyampaikan terima kasih kepada Mesir, Qatar, dan Turki atas peran mereka sebagai mediator dalam proses perundingan.

Rencana perdamaian 20 poin yang diperkenalkan tahun lalu sebelumnya menghasilkan gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Rencana perdamaian tersebut juga menghasilkan kesepakatan pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina.

Perang Israel-Hamas bermula setelah serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 warga Israel. Konflik yang terjadi setelahnya telah menewaskan lebih dari 70.000 warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas, serta memicu krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....