Iran Sebut Blokade Laut AS Perluas Konflik Regional

  • 29 Jul 2026 22:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Iran menegaskan upaya Amerika Serikat memberlakukan blokade laut akan dianggap sebagai perluasan konflik regional dan memperingatkan setiap tindakan permusuhan akan mendapat balasan.
  • CENTCOM menyatakan blokade laut terhadap Iran tetap diberlakukan. Hingga 25 Juli, AS mengaku telah mengalihkan 12 kapal komersial, melumpuhkan dua kapal, dan memeriksa dua kapal lainnya untuk memastikan kepatuhan.
  • Konflik terus memanas setelah serangan militer AS ke Iran dibalas Teheran dengan menargetkan fasilitas dan peralatan militer Amerika Serikat, sehingga memicu kekhawatiran meluasnya perang di Timur Tengah.

RRI.CO.ID, Teheran — Iran memperingatkan bahwa upaya Amerika Serikat memberlakukan blokade laut terhadap negaranya akan dianggap sebagai perluasan perang di kawasan. Peringatan tersebut disampaikan Markas Pusat Khatam al-Anbiya pada Senin, 27 Juli 2026 melalui pernyataan yang dikutip Kantor Berita Fars.

Militer Iran menuduh Amerika Serikat mengancam kapal-kapal Iran, kapal komersial, dan kapal tanker minyak di perairan pesisir. Selain itu, iran juga menyatakan bahwa ancaman terhadap kapal muncul di wilayah teritorial Iran dalam tiga hari terakhir.

Melansir dari Anadolu, Teheran menegaskan tindakan tersebut akan dipandang sebagai eskalasi konflik. Negara tersebut memperingatkan bahwa angkatan bersenjatanya tidak akan membiarkan ancaman atau tindakan permusuhan tanpa balasan.

"Sebagaimana telah ditunjukkan oleh angkatan bersenjata Republik Islam Iran di medan perang. Mereka tidak akan membiarkan ancaman atau tindakan permusuhan apa pun dari militer yang mereka sebut sebagai militer teroris negara tersebut tanpa balasan dan akan menghadapinya," kata komando militer Iran.

Sementara itu, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) pada Sabtu menyatakan bahwa blokade laut terhadap Iran masih diberlakukan sepenuhnya. Hingga 25 Juli, pasukan AS mengaku telah mengalihkan 12 kapal komersial yang berupaya menembus blokade.

Mereka juga melumpuhkan dua kapal yang tidak mematuhi perintah, serta menaiki dua kapal lainnya untuk memverifikasi kepatuhan terhadap kebijakan tersebut. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Washington melancarkan serangan terhadap Iran, sementara Teheran membalas dengan menargetkan fasilitas dan peralatan militer Amerika Serikat. Situasi tersebut semakin meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....