Kerja Sama Indonesia-Selandia Baru Perkuat Sektor Gizi dan Pertahanan

  • 28 Jul 2026 02:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia dan Selandia Baru memperkuat kerja sama bilateral strategis di bidang gizi dan pertahanan untuk memperkuat pertahanan nasional.
  • Kolaborasi mencakup penyelenggaraan Joint Ministerial Commission dan fokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat yang membutuhkan.
  • Indonesia mengimplementasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah konkret dalam penguatan sektor pangan dan pengembangan sumber daya manusia.

RRI.CO.ID, Jakarta – Indonesia dan Selandia Baru memperkuat hubungan bilateral melalui kerja sama di sektor gizi dan pertahanan. Kolaborasi ini dianggap menjadi tahap strategis untuk memperkuat pertahanan nasional sekaligus mengembangkan kualitas sumber daya manusia.

Fokus kerja sama mencakup penyelenggaraan Joint Ministerial Commission, bidang pertahanan, juga pemenuhan gizi pada yang membutuhkan. Indonesia kini memperkuat langkah dalam pangan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Jadi ternyata bagi negara lain itu sekarang yang dipikirnya kualitas yang akan dimulai di SDM. Kalau SDM itu dimulai dari konsep 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, dan pelajar," ucap Ahli Gizi FK-KMK, Universitas Gajah Mada (UGM), Dr. Toto Sudargo dalam perbincangan bersama PRO3 RRI, Senin, 27 Juli 2026.

Toto menekankan perbaikan gizi merupakan misi krusial. Hal tersebut demi mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas generasi mendatang.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Strategic Centre, Dr. Surya Wiranto, memberikan pendapatnya. Surya menilai kerja sama tersebut merefleksikan perubahan dalam diplomasi bilateral menuju kemitraan strategis yang mengintegrasikan.

"Baik itu pertahanan, keamanan maritim, ketahanan pangan dan pembangunan SDM di tengah meningkatnya rivalitas di politik Indo-Pasifik. Di tengah terbentuknya konfigurasi keamanan baru di Pasifik, Indonesia perlu menjaga keseimbangan tanpa kehilangan prinsip politik luar negerinya," kata Surya, menjelaskan lebih rinci.

Ia menilai kemitraan tersebut memperluas ruang peningkatan kapasitas. Yakni melalui pertukaran personel, pelatihan, hingga kerja sama teknologi di pertahanan.

Surya mengajak masyarakat untuk mendukung peningkatan Program MBG agar manfaatnya dapat terasa secara luas. Kedua narasumber setuju bahwa perkembangan manusia dan penguatan pertahanan adalah dua bidang yang saling melengkapi. (Shafira Nursyifa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....