Kolaborasi Indonesia-Jepang untuk Perdamaian Global
- 24 Apr 2026 09:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pendiri Sakuranesia, Tovic Rustam, menyebut kegiatan ini sebagai langkah awal membangun kesadaran global yang dimulai dari Jepang.
- LPOI berharap pendekatan spiritual dan natural dapat menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
RRI CO.ID, Kyoto, Jepang - Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) sebagai Asosiasi Ormas Islam Indonesia, bersama Kuil Mii Dera Kyoto Jepang dan Sakuranesia menggelar Peace Dialogue di Kyoto Jepang. Acara ini digelar pada tanggal 20 April 2026 yang diselenggarakan di Kuil Miidera Jepang.
Pendiri Sakuranesia, Tovic Rustam, menyebut kegiatan ini sebagai langkah awal membangun kesadaran global yang dimulai dari Jepang.
Tantangan global akibat kemajuan teknologi, ketegangan geopolitik, hingga ancaman konflik dunia mendorong lahirnya pendekatan baru berbasis nilai spiritual dan alam.
“Sakuranesia berbasis di Jepang dan Indonesia. Kolaborasi dengan LPOI dan tokoh agama menjadi pintu gerbang membumikan nilai kemanusiaan dan kemaslahatan,” ujarnya, dalam keterangan persnya, Jumat 24 April 2026.
Dalam acara ini turut hadir delegasi Indonesia dan Jepang, di antaranya pimpinan pesantren, dan organisasi keagamaan, DR. Sofwan Imam Yahya Pimpinan Pesantren Al Tsaqofah, KH. Arifin Junaidi Ketua Umum HISMINU. Kemudian, Nyai Hajah Nur Hayati Muslimat NU, Sakura Tomomi Pimpinan Sakuranesia, Para Pimpinan Perhimpuan Pelajar Indonesia-Jepang (PPI Jepang).
Lalu, Pimpinan dan Anggota Kuil Miidera, Tenma Hospital Group, Para Profesor dan Guru Besar Perguruan tinggi di Jepang. Hingga, mantan Dubes Jepang Untuk Indonesia dan Para Pimpinan Korporasi di Jepang dan Pimpinan Lembaga Sosial Jepang Lainnya.
Melalui dialog ini, LPOI berharap pendekatan spiritual dan natural dapat menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....