Tiongkok dan Pakistan Desak AS-Iran Hentikan Permusuhan
- 18 Jul 2026 12:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tiongkok dan Pakistan mendesak AS serta Iran segera menghentikan permusuhan dan kembali berdialog untuk meredakan ketegangan yang meningkat di kawasan Selat Hormuz.
- Kedua negara menegaskan dialog dan perundingan merupakan jalan terbaik menuju perdamaian, serta meminta komunitas internasional terus mendukung upaya penyelesaian konflik.
- Tiongkok mendukung peran mediasi Pakistan dan meminta semua pihak mematuhi MoU Islamabad, sembari menegaskan komitmennya membantu mendorong deeskalasi konflik AS-Iran.
RRI.CO.ID, Shanghai — Tiongkok dan Pakistan mendesak Amerika Serikat (AS) serta Iran untuk segera menghentikan permusuhan. Kedua negara tersebut mendesak AS serta Iran kembali melanjutkan dialog di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Selat Hormuz.
Melansir dari Anadolu, seruan tersebut disampaikan dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Jumat, 17 Juli 2026. Pernyataan itu menyusul pertemuan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dengan Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar pada Rabu.
Dalam pertemuan tersebut, Wang dan Dar menyatakan keprihatinan atas memburuknya situasi dan menyerukan semua pihak untuk segera menghentikan aksi militer. Keduanya menilai konflik harus segera diredakan dengan mengatasi berbagai hambatan menuju perdamaian serta menghilangkan segala bentuk gangguan terhadap proses damai.
Mereka juga menyerukan agar komunikasi di antara pihak-pihak yang bertikai segera dibuka kembali. Kedua menteri menegaskan bahwa dialog merupakan jalan terbaik untuk menyelesaikan konflik.
Mereka juga mendorong dimulainya kembali perundingan guna mencapai kesepakatan damai yang menyeluruh. Selain itu, komunitas internasional diminta terus memberikan dukungan terhadap upaya perdamaian tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wang memuji peran Pakistan sebagai mediator. Ia menyebut tahap pertama Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad antara AS dan Iran sebagai hasil yang diperoleh melalui upaya yang sulit.
Menurutnya, ketentuan utama dalam MoU tersebut sejalan dengan kepentingan jangka panjang kedua negara sekaligus memenuhi harapan masyarakat internasional. Wang menegaskan bahwa perdamaian kini berada dalam jangkauan dan mengingatkan agar kesempatan tersebut tidak disia-siakan.
Ia meminta seluruh pihak memenuhi komitmen yang telah dibuat serta mematuhi seluruh ketentuan dalam MoU Islamabad. Tiongkok menegaskan akan terus mendukung upaya mediasi Pakistan.
Negara tersebut juga berkomitmen memainkan peran konstruktif dalam mendorong deeskalasi sesuai dengan pendekatannya sendiri. Pernyataan tersebut disampaikan ketika AS dan Iran masih saling melancarkan serangan balasan di tengah meningkatnya ketegangan terkait Selat Hormuz.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....