Gedung Putih Sebut Iran Tetap Ingin Capai Kesepakatan

  • 17 Jul 2026 15:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyatakan Iran masih berkomunikasi dengan Amerika Serikat dan tetap ingin mencapai kesepakatan dengan Washington.
  • Menurut Leavitt, Presiden Donald Trump memastikan komunikasi diplomatik masih berlangsung meski ketegangan militer antara kedua negara terus meningkat.
  • Amerika Serikat kembali memberlakukan blokade terhadap kapal yang menuju dan meninggalkan pelabuhan Iran, sementara Selat Hormuz tetap dibuka bagi kapal lain di bawah pengawasan Angkatan Laut AS.

RRI.CO.ID, Washington - Gedung Putih menyatakan Iran masih terus berkomunikasi dengan Amerika Serikat. Gedung Putih juga mengatakan Iran tetap menyatakan keinginan untuk mencapai kesepakatan dengan Washington.

Melansir dari Anadolu, Jumat, 17 Juli 2026, pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt. Ia mengatakan, Presiden Donald Trump memastikan jalur diplomatik antara kedua negara masih terbuka.

"Iran masih terus berkomunikasi dengan Amerika Serikat dan menyatakan ingin mencapai kesepakatan dengan kami. Karena mereka sedang mengalami pukulan yang sangat besar akibat tindakan militer Amerika Serikat," kata Leavitt.

Leavitt mengatakan komunikasi antara Washington dan Teheran masih berlangsung meski ketegangan militer terus meningkat. Menurutnya, Iran tetap ingin melanjutkan perundingan mengenai program nuklirnya setelah mengalami tekanan dari operasi militer Amerika Serikat.

Ketegangan antara kedua negara kembali meningkat meskipun sebelumnya Pakistan telah memediasi MoU. MoU tersebut bertujuan mengakhiri konflik dan membuka jalan menuju perjanjian damai.

Namun, bentrokan kembali pecah sehingga Amerika Serikat memutuskan memberlakukan kembali blokade laut di pelabuhan Iran. Menurut Leavitt, blokade hanya berlaku bagi kapal yang terkait dengan pelabuhan Iran, sementara Selat Hormuz tetap terbuka bagi kapal lain.

"Selat Hormuz tetap terbuka bagi kapal-kapal yang tidak melakukan perjalanan menuju atau dari pelabuhan Iran secara khusus. Angkatan Laut Amerika Serikat berada di sana untuk memastikan hal itu dapat berlangsung," ujar Leavitt.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....