Trump Desak Israel Tarik Pasukan dari Suriah dan Lebanon

  • 15 Jul 2026 16:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Donald Trump mendesak Benjamin Netanyahu menarik pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon, dengan alasan kehadiran militer Israel di Suriah memicu ketegangan dan berisiko memperluas konflik di kawasan.
  • Netanyahu menolak usulan tersebut dan menegaskan Israel tetap membutuhkan zona keamanan di sepanjang perbatasannya untuk menghadapi berbagai ancaman terhadap keamanan nasional.
  • Permintaan Trump disampaikan setelah pertemuannya dengan Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa di sela-sela KTT NATO di Turki, sebagai bagian dari upaya Amerika Serikat mendorong pengaturan keamanan antara Israel dan Suriah.

RRI.CO.ID, Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menarik pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon. Permintaan tersebut disampaikan dalam percakapan telepon, dilansir dari Anadolu yang mengutip Axios, Rabu, 15 Juli 2026.

Mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat dan Israel, Axios melaporkan Trump menilai kehadiran militer Israel di wilayah Suriah memicu ketegangan. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memperburuk situasi keamanan di kawasan.

Ia juga memperingatkan bahwa keberadaan pasukan Israel dapat memicu eskalasi konflik yang lebih luas. Trump disebut meminta Israel menarik dan menempatkan kembali pasukannya dari wilayah Suriah.

"Mereka tidak menginginkan Anda berada di sana. Anda seharusnya menarik dan menempatkan kembali pasukan," kata Trump kepada Netanyahu, menurut seorang pejabat AS yang dikutip Axios.

Trump juga menyampaikan permintaan serupa terkait Lebanon sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan regional. Namun, Netanyahu mempertahankan pendiriannya bahwa Israel membutuhkan zona keamanan di sepanjang perbatasannya.

Menurutnya, keberadaan pasukan Israel di wilayah tersebut diperlukan untuk menjaga keamanan nasional dari berbagai ancaman. Laporan tersebut menyebut percakapan telepon berlangsung sehari setelah Trump bertemu Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa di sela-sela KTT NATO di Turki.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi keamanan di kawasan. Pemerintahan Trump disebut terus mendorong tercapainya pengaturan keamanan antara Israel dan Suriah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....