Arab Saudi dan Oman Bahas Keamanan Maritim di Selat Hormuz

  • 09 Jul 2026 15:01 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Arab Saudi dan Oman membahas keamanan maritim di Selat Hormuz. Pertemuan antara Pangeran Faisal bin Farhan dan Badr Albusaidi di Muscat berfokus pada perkembangan regional dan keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
  • Kedua negara menekankan pentingnya dialog dan stabilitas kawasan. Arab Saudi dan Oman menegaskan bahwa perselisihan harus diselesaikan melalui dialog dan cara-cara damai untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
  • Kedua pihak membahas pengembangan kemitraan strategis, proyek perlintasan perbatasan darat, konektivitas transportasi dan logistik, serta perluasan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi.

RRI.CO.ID, Muscat — Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Muscat pada Rabu, 8 Juli 2026, dilansir dari Anadolu.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan regional dan keamanan maritim di Selat Hormuz. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Kedua menteri bertukar pandangan mengenai perkembangan regional dan internasional dengan fokus khusus pada situasi di Selat Hormuz. Dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, kedua pihak menekankan pentingnya menjaga keamanan jalur pelayaran laut dan memastikan kebebasan navigasi.

Mereka juga mendukung upaya peningkatan keamanan dan stabilitas kawasan. Arab Saudi dan Oman menegaskan bahwa perselisihan harus diselesaikan melalui dialog dan cara-cara damai.

Pendekatan diplomatik dinilai penting untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan. Selain membahas isu keamanan, kedua negara juga menjajaki cara memperkuat kerja sama di berbagai sektor.

Mereka membahas pengembangan kemitraan strategis antara Arab Saudi dan Oman serta penguatan kerja sama di kawasan Teluk. Pembicaraan juga mencakup sejumlah proyek strategis bersama.

Salah satu proyek yang dibahas adalah rencana pembangunan perlintasan perbatasan darat antara kedua negara. Arab Saudi dan Oman turut membahas kerja sama jaringan transportasi dan konektivitas logistik.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan integrasi kawasan dan memperkuat hubungan ekonomi bilateral. Kedua pihak juga membahas perluasan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi.

Mereka mendorong kemitraan antara sektor publik dan swasta serta pemanfaatan peluang di sektor-sektor yang menjadi kepentingan bersama. Ketegangan regional meningkat setelah Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan pada Rabu.

Eskalasi terbaru terjadi setelah Iran menyerang tiga kapal tanker di Selat Hormuz. Jalur tersebut menjadi rute utama bagi ekspor minyak dan gas alam cair dari negara-negara produsen di kawasan Teluk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....