Interpol dan Imigrasi Ringkus Buronan Tiongkok di Bandara Soetta
- 27 Jun 2026 09:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Buronan asal Tiongkok yang berpredikat paling dicari, Zheng Rongjing tertangkap di Terninal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta)
- Pasalnya, yang bersangkutan melakukan tindakan operasi scam disalah satu compound terbesar di Kamboja
RRI.CO.ID, Tangerang - Buronan asal Tiongkok yang berpredikat paling dicari, Zheng Rongjing tertangkap di Terninal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Pasalnya, yang bersangkutan melakukan tindakan operasi scam disalah satu compound terbesar di Kamboja.
Sekretariat NCB Interpol Indonesia Divisi Hubinter Polri, Brigjen Untung Widyatmoko mengatakan Zheng merupakan buronan yang masuk daftar pencarian Interpol Beijing. "Zheng melakukan tindakan operasi online scam terbesar di Kamboja,” ujarnya, Jumat, 26 Juni 2026.
Menurut Untung, NCB Beijing sudah mengajukan permintaan pencarian dan penangkapan terhadap Zheng sejak 5 Maret 2026 lalu. “Yang bersangkutan menjadi sosok yang paling dicari Interpol Beijing," kata dia.
Dari hasil penyelidikan dan koordinasi lintas instansi, Zheng diketahui masuk ke Indonesia pada Rabu malam pukul 23.50 WIB. Dia menggunakan maskapai Air Asia QZ475 dan mendarat di Terminal 2 Bandara Soetta.
Polri kemudian bergerak cepat bersama pihak Imigrasi untuk mengamankan Zheng sesaat setelah mendarat. “Penangkapan ini merupakan kolaborasi dan kerja sama dengan pihak Imigrasi yang selanjutnya untuk subjek kami amankan di Polda Metro Jaya,” ucapnya.
Usai penangkapan, Polri kini mendalami tujuan kedatangan Zheng ke Indonesia. Polisi menduga ada pihak yang sudah menyiapkan tempat hingga infrastruktur untuk mendukung aktivitasnya.
"Tentunya kalau seorang pemain besar dari online scam datang ke Indonesia, di sini tentunya sudah ada yang siapkan untuk menampung. Maka, tentunya sudah siap infrastrukturnya,” ujar Untung.
Polri kini masih mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terhubung dengan Zheng selama berada di Indonesia. "Kita akan telusuri apakah ada pihak yang terlibat," kata dia.
Kepala Kantor Imigrasi Soetta, Galih Priya Kartika Perdhana mengaku pihaknya mendapatkan buronan tiba di Tanah Air dari autogate. Karena, saat melintas terdeteksi bila Zheng adalah seorang buronan.
"Dengan terdeteksinya ada red notice maka kami langsung kami amankan. Kemudian imugrasi koordinasi dengan pihak Kepolisian," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....